Kesehatan

Virus H5N1 muncul kembali di Bandung

Bandung (Medianusantara.co) SA (37), warga Kampung Mengger Girang Kelurahan Pasirluyu Kecamatan Regol yang diduga suspect flu burung (H5N1) meninggal di Ruang Isolasi Flamboyan RS Hasan Sadikin pukul 16.35 WIB, Selasa (7/2/2012). Sebelumnya, SA bersama keluarganya sakit flu namun sempat sembuh.

Hal itu dituturkan Juru Bicara Tim Penanganan Flu Burung RSHS dr Primal Sudjana. “Pasien dan keluarganya sempat sakit flu dan sem

pat ke puskesmas, lalu sembuh. Nah dua hari lalu dia flu lagi dan langsung berat,” ujarnya pada wartawan ditemui di RSHS, Jalan Pasteur.

Saat dibawa ke RSHS kemarin pukul 11.00 WIB, kondisi pasien sudah kritis. Bahkan menurut Kakak SA, Juju Komarudin, Senin malam kondisi adiknya sudah koma. “Pas tadi malam kita ke sini dia koma, tadi kita ke sini jam 4 sore sudah meninggal,” ujarnya di tempat yang sama.
Menurut Primal Pasien alami radang paru-paru dan gagal napas. “Kita tetapkan pasien sebagai suspect flu burung. Tapi hasil pastinya baru diketahui dari hasil sampel apus yang baru kita kirim kemarin,” katanya.

Menurut riwayat, pasien tidak sempat kontak dengan unggas ataupun ada unggas mati mendadak di sekitar rumahnya. Namun memang di belakang rumah pasien, tetangga memelihara itik.

Primal mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinkes Kota Bandung. Petugas Dinkes menurutnya akan ke lokasi untuk mengecek.

Sementara itu Juju mengaku keluarga pasrah dan akan mengikuti aturan rumah sakit, salahsatunya mengubur SA dengan peti mati tanpa boleh dibuka. “Ya kita sedang berembug dimakamkan di mana,” katanya
.
Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan