alt
Timur Tengah

Israel memproduksi senjata nuklir

altTel Aviv (MediaNusantara.Co) – Negara Israel memiliki pembangkit nuklir di bagian selatan kota Dimona, di gurun Negev, dan diyakini memiliki persenjataan dengan hulu nuklir yang luar biasa.

Israel, seperti halnya India, Pakistan, dan Korea Utara tidak tergabung dalam penandatanganan Perjanjian “Nuclear Non-Proliferation”.

Reaktor utama di kota Dimona, yang secara resmi dinyatakan dipergunakan untuk keperluan sipil, merupakan hasil kerjasama dengan Perancis dan mulai beroperasi sejak awal 1960.

Beberapa tahun setelah itu, agen intelijen Amerika Serikat, CIA,  menyimpulkan bahwa Israel telah memproduksi senjata nuklir di lokasi reaktor nuklirnya.

Sampai dengan tahun 1986, seorang teknisi di Dimona bernama Mordechai Vanunu menyatakan bahwa pengembangan persenjataan nuklir Israel telah jelas, dinyatakannya kepada koran Sunday Times sebagaimana pernah diberitakan oleh The Guardian.

Pada tahun 2006, Ehud Olmert secara tidak sengaja menyatakan mengenai kemampuan nuklir Israel ketika dia berbicara kepada sebuah TV Jerman.

“Iran secara terbuka dan publik, mengancam bakal menghapus Israel dari peta dunia. Dapatkah kamu katakan bahwa ini sama tingkatnya, ketika mereka memiliki senjata nuklir seperti Amerika, Perancis, Israel, dan Rusia?”, kata Ehud Olmert saat itu.

Secara formal, Israel mengatakan bahwa Iran bukan satu-satunya negara yang mengembangkan senjata nuklir di Timur Tengah dan telah memancing untuk memberlakukan kebijakan garis keras untuk mengekang ambisi nuklir Iran. Perdana Menteri Benyamin Netanyahu menyatakan Iran yang dipersenjatai dengan nuklir merupakan masalah keamanan yang dihadapi oleh negara Israel. (Antara)

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan