Bisnis

PPATK Temukan 9 Laporan Transaksi Terorisme

Jakarta (MealtdiaNusantara.co) – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) selama 3 bulan pertama di 2012 telah mendapatkan 6.246 laporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM). Sebanyak 9 LTKM terkait pendanaan terorisme.

“Sebagai upaya PPATK untuk memberikan informasi terkait dengan perkembangan kinerja kelembagaan, khususnya mengenai kewajiban pelaporan sesuai dengan ketentuan Undang-undang nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, PPATK menerbitkan Bulletin Statistik,” ungkap Kepala PPATK Muhammad Yusuf dalam publikasi Statistik Pelaporan dan Transaksi Keuangan Bulan Maret 2012 di yang dikutip di Jakarta, Minggu (15/4/2012).

Dalam periode Januari 2012 hingga Maret 2012, jumlah transaksi mencurigakan tersebut dilaporkan oleh 359 perusahaan jasa keuangan. PPATK telah melakukan hasil analisisis (HA) yang juga telah disampaikan ke penyidik.

Adapun total HA pada tahun 2012 yang disampaikan penyidik sebanyak 51 HA yang terkait dengan 109 LTKM.

“Sebanyak 3 hasil analisis terkait dengan pendanaan terorisme dan 9 laporan transaksi keuangan mencurigakan juga terkait pendanaan terorisme,” ungkap Yusuf.

Sampai dengan Maret 2012 jumlah seluruh Hasil Analisis yang telah disampaikan kepada penegak hukum terkait dengan dugaan tindak pidana terorisme sebanyak 47 HA.

Jumlah kumulatif laporan transaksi keuangan mencurigakan yang disampaikan Perusahaan Jasa keuangan (PJK) kepada PPATK sampai dengan Maret 2012 sebanyak 90.392 dengan jumlah PJK pelapor sebanyak 359 PJK pelapor. (detikfinance)
Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan