alt
Kesehatan

Sampit Butuh Tambahan Ruangan RSUD

altSampit, Kalteng (MediaNusantara.co)- Kapasitas RSUD dr Murjani Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah membutuhan tambahan ruangan perawatan pasien karena sudah tiga hari terakhir, sebagian pasien terpaksa dirawat di selasar.

“Jumlah pasien yang terpaksa dirawat di selasar, khususnya di bangsal, mulai berkurang. Ini kondisinya memang terpaksa sehingga seperti itu,” kata Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yuendri Irawanto, di Sampit, Minggu.

Jumlah pasien hingga Sabtu siang sebanyak 172 orang, terdiri dari 145 pasien dewasa, 10 anak dan 17 bayi. Sebagian pasien dewasa terpaksa dirawat di selasar karena ruang perawatan anak, bayi dan kebidanan tidak mungkin dicampur dengan pasien penyakit lainnya.

Yuendri kembali membantah bahwa meningkatnya pasien karena sedang ada wabah penyakit tertentu. Dia menegaskan bahwa kondisi ini hanya karena memang sedang banyak pasien rujukan dari puskesmas.

“Pasien yang dijadwalkan akan menjalani operasi hari ini saja ada 14 orang yang antre. Kami sebenarnya sudah sebisanya agar tidak ada pasien yang sampai dirawat di selasar, tapi kalau saat seperti ini memang tidak bisa,” timpal Yuendri.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kotim ini sempat menyinggung rencana pihaknya mendirikan bangunan baru di tanah yang masih tersisa di lingkungan rumah sakit tersebut. Dia berharap dukungan dari pemerintah pusat agar rencana itu dapat terlaksana.

Penambahan ruangan baru memang harus dilakukan RSUD dr Murjani Sampit untuk mengimbangi peningkatan jumlah pasien. Apalagi pemerintah daerah telah menggratiskan biaya pengobatan di kelas 3 sehingga diperkirakan akan berpengaruh pada peningkatan jumlah pasien.

“Memang sudah saatnya rumah sakit ini ditambah bangunannya, kan tanahnya masih ada di bagian belakang. Kasihan kalau sampai ada pasien yang dirawat di selasar. Dilihatnya juga tidak enak,” kata Imran, salah seorang keluarga pasien.

Dia berharap pemerintah dan pihak rumah sakit segera menambah kapasitas rumah sakit terbesar di kawasan Kotawaringin tersebut. Selain itu, dia meminta peralatan kesehatan di rumah sakit itu juga dilengkapi.

“Kalau peralatannya lengkap dan dokternya juga banyak, masyarakat kita tidak perlu lagi berobat ke luar daerah. Kasihan banyak keluar biaya dan tenaga kalau harus berobat ke luar daerah,” ujar Imran.

Saat ini kapasitas RSUD dr Murjani Sampit sebanyak 193 tempat tidur. Terkadang pasien terpaksa dirawat di selasar karena ruang perawatan untuk pasien dewasa telah penuh, sementara pasien dewasa tidak boleh dicampur dengan pasien anak-anak, bayi maupun ibu yang melahirkan. (Ant)

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan