alt
Umum

Pengangguran Terbuka Di Kalsel Turum Signifikan

altBanjarbaru (MediaNusantara.co) – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan M Arsyadi mengatakan, tingkat pengangguran terbuka tahun 2013 mengalami penurunan cukup signifikan.

“Penurunan tingkat pengangguran terbuka cukup signifikan yakni dari 4,32 persen pada tahun 2012 menjadi 3,91 persen hingga memasuki pertengahan tahun 2013,” ujarnya di Banjarbaru, Sabtu.

Ia mengatakan itu mewakili Gubernur Kalsel Rudy Ariffin pada temu wicara dan expo Tenaga Kerja Indonesia (TKI) purna di lapangan Murjani Banjarbaru dihadiri ratusan TKI purna dari provinsi setempat.

Menurut dia, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalsel, angkatan kerja di provinsi setempat hingga bulan Februari 2013 mencapai 1.937.493 jiwa atau mengalami peningkatan sebesar 2,65 persen.

“Angkatan kerja hingga Februari 2013 mencapai 1.937.493 jiwa atau naik sebesar 2,65 persen dibanding bulan Februari 2012 yang hanya berjumlah 1.887.434 jiwa,” ungkap mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalsel itu.

Sementara itu, penduduk yang bekerja pada Februari 2013 mengalami penambahan sebanyak 55.707 jiwa dari sebanyak 1.805.941 jiwa tahun 2012 menjadi 1.861.648 jiwa sehingga menurunkan tingkat pengangguran terbuka.

Dikatakan, kondisi ketenagakerjaan di Kalsel masih di dominasi pekerja yang bekerja di sektor informal yang menyerap 62,81 persen pekerja, sedangkan sektor formal menyerap 37,19 persen pekerja.

“Data ketenagakerjaan dan penurunan angka pengangguran yang menggembirakan itu, membawa harapan besar bagi tersedianya lapangan kerja yang memadai sehingga meningkat kesejahteraan masyarakat Kalsel,” ujarnya.

Meski pun demikian, hal-hal yang berkaitan dengan pengangguran, kualitas angkatan kerja dan penyediaan lapangan kerja masih perlu mendapat perhatian yang lebih serius dari seluruh pemangku kepentingan.

“Salah satu kebijakan Pemprov Kalsel mengatasi masalah lapangan kerja adalah memfasilitasi tenaga kerja untuk penempatan baik di dalam maupun di luar negeri sesuai keahlian yang dimiliki tenaga kerja,” ujar dia.

Ditambahkan, berdasarkan data penempatan tenaga kerja dalam negeri di Kalsel hingga Mei 2013 tercatat sebanyak 1.240 orang dan penempatannya di fasilitasi melalui kegiatan bursa kerja atau job fair.

Kegiatan temu wicara dan expo TKI purna yang dibuka Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia M Jumhur Hidayat juga di isi bursa kerja dari berbagai perusahaan.

“Harapan kami, bursa kerja ini mampu menyerap tenaga kerja di Kalsel apalagi lowongan kerja yang disiapkan sebanyak 1.500 hingga 2.000 orang disamping lowongan kerja dari Disnakertran Kalsel,” katanya. (Ant)

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan