Bisnis

BNI Jadi Bank Penampung Setoran Tol Bali


Jakarta
– PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terpilih menjadi escrow agent atau bank penampung uang setoran tol Bali. BNI melakukan cash pickup atau pengambilan uang setoran tol Bali.

Selain mendukung pembiayaan melalui sindikasi kredit bersama lima bank, BNI juga memperoleh manfaat berupa didapatkannya sumber dana murah dari hasil pengendapan setoran tol Bali tersebut.

Direktur Utama BNI, Gatot Mudiantoro Suwondo mengatakan, potensi dana yang dapat diendapkan dari hasil setoran jalan tol JMBT tersebut diproyeksikan mencapai Rp 7,5 miliar per bulannya. Dalam sindikasi tol tersebut, BNI berkontribusi sebesar Rp 445 miliar atau 25,6 persen dari total kredit.

Ia menuturkan, proyek jalan tol Bali tersebut merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi (MP3EI). Selain itu, jalan tol Bali diperlukan untuk mengembangkan ekonomi Bali serta menjadi fasilitas utama dalam mendukung pelaksanaan APEC Summit 2013.

“Ini merupakan perwujudan dukungan kami terhadap percepatan pembangunan infrastruktur, salah satu dari delapan sektor unggulan yang kami dukung penuh selama ini,” ujar Gatot.

Sekadar informasi, JMBT didirikan pada 22 Agustus 2011 oleh Jasa Marga, bersama konsorsium tujuh perusahaan lain yang sebagian besar merupakan BUMN. Ketujuh perusahaan tersebut yaitu PT Pelindo III, PT Angkasa Pura I, PT Pengembangan Pariwisata Bali, PT Wijaya Karya, PT Adhi Karya, dan PT Hutama Karya.

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan