Polkam

Peringati Hari Tani, KPP PRD Serbu Kementerian ESDM


Jakarta
– Ratusan aktivis Komite Pimpinan Pusat Partai Rakyat Demokratik (KPP PRD), kemarin (25/5) menggeruduk Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM). Mereka menuntut agar pemerintah lebih memperhatikan nasib petani. Karena, pemerintah semakin tidak pro terhadap petani. Begitupun dengan petugas keamanan yang dalam banyak kasus lebih pro kepada perusahaan ketimbang petani.

“Dalam banyak kasus konflik agraria, aparat keamanan Negara TNI/Polri justru berposisi sebagai pembela perusahaan swasta, melawan kaum tani dan rakyat banyak,” kata Ketua KPP PRD Agus Jabo Priyono, Selasa (24/9/2013).

Selain itu, aksi dalam rangka memperingati hari Tani Nasional ini mengambil tema ‘hentikan Neoliberalisme (kembali) kedaulatan nasional’. Dalam momentum itu, pihaknya meminta agar pengelolaan Sumber daya alam di Indonesia harus dikembalikan sesuai ketentuan pasal 33 UUD 1945 dan UUPA 1960.

Ia pun menegaskan agar penyelesaian berbagai konflik agraria di Indonesia harus mengacu pada ketentuan pasal 33 UUD 1945 dan UUPA 1960.

“Kami meminta agar cabut semua perundang-undangan yang bertolak belakang dengan semangat dan prinsip pasal 33 UUD 1945 dan UUPA 1960. Dan juga mendesak kepada KPK untuk segera membongkar praktek korupsi dan penyimpangan dalam pengelolaan Sumber daya alam di Indonesia,” tukasnya.

Pantauan awak media, para demonstran menggelar spanduk bertuliskan ‘laksanakan Pasal 33 UUD 1945, dan rebut kembali sumber daya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat’.

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan