Polkam

Soal Lurah Susan, Jokowi Serahkan pada Camat dan Wali Kota


Jakarta
– Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan sepenuhnya kepada camat dan wali kota terkait dengan kasus penolakan lurah Lenteng Agung, Susan Jasmine Zulkifli.

Beberapa waktu lalu, Susan yang terpilih dari hasil Seleksi dan Promosi Jabatan Terbuka sebagai lurah Lenteng Agung, Jakarta Selatan, didemo oleh warganya karena yang bersangkutan beragama non muslim. Meskipun didemo, Gubernur DKI Jakarta dan wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama tetap mempertahankan lurah tersebut.

Hingga akhirnya, hari ini, Rabu (25/9), Susan kembali didemo oleh sekitar 600 orang warga dengan tuntutan yang sama, yakni agar Susan segera dipindahkan dari daerahnya.

“Tidak ada pindah-pindah, saya tidak turun ke bawah. Itu urusan camat atau wali kota,” kata Jokowi di Balai Kota, Rabu (25/9).

Jokowi juga mengaku, pihaknya selalu menilai dari kemampuan para pejabatnya untuk menyelesaikan masalah integritas dan menunjukan kemampuan yang diembankannya.

“Selama ini, yang saya terima, saya nilai dari kemampuan menyelesaikan masalah integritas, kemampuan pada pekerjaan yang saya berikan. Artinya ke prestasi, bisa tidak beri pelayanan yang baik kepada masyarakat,” katanya.

Namun mengenai kinerja dari Susan, Jokowi mengaku belum mendapatkan laporan. Sebab, survei Index Goverment Service (IGS) belum tersedia sehingga belum bisa menilai apakah yang bersangkutan harus diganti atau tidak.

“Saya belum dapat laporan. Kalau sudah ada survei IGS, baru saya bisa nilai apakah bisa diganti atau tidak. Jangan karena masalah agama ditujukan ke sana,” tegas Jokowi

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan