Polkam

Amien Rais Dinilai Ingin Populer Seperti Jokowi


Jakarta
– Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, dinilai sering bicara miring tentang Jokowi. Diduga hal itu karena tak ada survei yang menyebut Amien Rais sebagai calon presiden terpopuler, sehinga dia sengaja “ribut” supaya namanya populer dan bisa menjadi capres.

“Kalau saja rakyat menghendaki Amien jadi capres, namanya pasti sudah muncul. Nyatanya tidak disebut-sebut, membuat Amien Rais jadi sirik, lalu meributkan Jokowi,” kata Daryanto Bended, seorang seniman Ambarawa, dalam pernyataannya diterima di Jakarta, Kamis (26/9).

Daryanto mengatakan, capres yang didambakan rakyat bukanlah soal dimajukan partai atau tidak, tetapi disukai rakyat atau tidak. Jokowi yang belum dicalonkan PDIP, nyatanya disukai rakyat.

“Kalau saja masyarakat menyukai Amien Rais, dalam pertanyaan terbuka pada survei, namanya akan muncul. Tapi nama Amien Rais ternyata tidak disebut-sebut, seharusnya Amien sadar,” ujar Daryanto.

Menurut penilaian Daryanto, dalam diri Amien Rais terjadi konflik antara kontruksi berpikir ilmuwan dan politisi. Dua-duanya tidak berjalan mulus, sehingga jadilah Amien Rais kerap memunculkan opini tak berguna yang terkesan sebagai onani politik.

“Anaknya sendiri tidak terpilih dalam Pilkada. Anaknya yang lain, jadi ketua fraksi hanya karena dikarbit. Lalu Amien yang merasa dirinya hebat, tak disebut sebagai kandidat capres. Kompensasinya, Amien frustrasi lalu mengingau,” kata Daryanto.

Daryanto menyarankan Amien Rais berkonsultasi dengan psikolog, kenapa dirinya tidak disukai masyarakat banyak. Amien perlu berobat ke psikolog klinis dan psikolog politik, barulah ke psikiatri.

“Supaya sehat, Amien tak boleh lupa makan obat,” imbuhnya.

Prokontra kembali muncul terkait Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Sebelumnya, Amien sempat menyentil bahwa baik Jokowi maupun ketua umumnya Megawati Soekarnoputri belum tentu nasionalis. Sebab dulu pernah menjual sejumlah BUMN ke pasar dan dibeli asing. Hal itu langsung mendapat reaksi keras dari para petinggi PDIP, yang menuding balik bahwa semua kebijakan demikian adalah hasil amanat MPR yang saat itu dipimpin Amien Rais.

Belakangan, Amien, dalam sebuah kuliah umum di Semarang, Jawa Tengah, kembali menyentil Jokowi terkait popularitasnya. Amien meminta masyarakat hati-hati dan tak hanya terpaku pada calon presiden yang populer seperti Jokowi. Menurutnya, Jokowi tak berprestasi terlalu baik saat menjadi Wali Kota Solo.

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan