Bisnis

Emas Jatuh karena Data Ekonomi AS Bervariasi


Chicago
– Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada Kamis (Jumat pagi WIB), di tengah data ekonomi Amerika Serikat yang bervariasi.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 12,1 dolar AS, atau 0,91 persen, menjadi ditutup pada 1.324,1 dolar AS per ounce.

Sejumlah data ekonomi yang telah dipublikasikan pada Kamis menghasilkan dampak bervariasi terhadap harga emas.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan jumlah aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran turun 5.000 menjadi 305.000 dalam pekan yang berakhir 21 September, terhadap ekspektasi pasar untuk kenaikan dari pekan sebelumnya.

Kajian ketiga dan terakhir pemerintah AS menempatkan pertumbuhan ekonomi AS tidak berubah pada 2,5 persen di kuartal kedua, sedikit lebih rendah dari harapan pasar untuk pertumbuhan 2,7 persen.

Data yang dirilis oleh National Association of Realtors (asosiasi nasional makelar perumahan) menunjukkan bahwa penjualan rumah AS turun 1,6 persen pada Agustus.

Analis pasar bertahan bahwa ekonomi di AS maupun di dunia sudah mulai pulih, meskipun dengan lambat, yang negatif untuk harga emas.

Sementara itu penundaan kenaikan plafon utang AS terus membebani investor.

Perak untuk pengiriman Desember turun 12 sen, atau 0,55 persen, menjadi ditutup pada 21,766 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari merosot 17,6 dolar AS, atau 1,23 persen, menjadi ditutup pada 1.414,7 dolar AS per ounce.

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan