Amerika

Pemerintah AS “Ditutup”, Wall Street Malah Menguat


New York
– Wall Street dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini di tengah-tengah spekulasi mengenai dampak “shutdown” pemerintah Amerika Serikat.

Indeks S&P 500 menguat 0,4 persen pada pukul 9:41 pagi waktu New York. Dow Jones Industrial Average naik 0,2 persen.

“Reaksi pasar tidak panik menghadapi shutdown. Mulai hari ini hingga 17 Oktober, kami lihat sebagai kesempatan beli,” ujar Alexander Friedman, chief investment officer at UBS AG Wealth Management.

“Shutdown adalah titik krusial bagi pasarm namun hal ini diperkirakan hanya sementara dan tidak akan membebani pasar modal,” ujar Christian Stocker, analis dari UniCredit.

Pemerintah AS hari ini menghentikan sebagian layanan publiknya sementara (shutdown) karena Kongres dan Senat tidak bisa mencapai kesepakatan mengenai anggaran yang diajukan administrasi Presiden Barack Obama. Deadlock terjadi pada pembahasan jaminan kesehatan Affordable Care Act.

Sebanyak 800.000 pegawai negeri Amerika Serikat “berhenti” bekerja sementara, mengakibatkan perekonomian terbesar dunia tersebut kehilangan $300 juta (Rp 3,45 triliun) per hari

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan