Bisnis

Tol Mandara Mulai Berlakukan Tarif


Bali
– Kepala Humas PT Jasamarga Bali Tol, Drajat Hari Suseno mengatakan jumlah kendaraan yang menggunakan jalan tol menghubungkan Benoa-Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua pada hari pertama (Selasa) penerapan tarif mulai menurun.

“Memang dari pantauan di lapangan sejak penerapan pembayaran Jalan Tol Bali Mandara sejak Selasa (1/10) jumlah pengguna jalan nampaknya menurun dibanding saat gratis sejak sepekan lalu hingga hari ini,” kata Drajat di Denpasar, Selasa.

Ia mengatakan saat ini belum bisa diprediksi berapa jumlah kendaraan pada hari pertama yang melalui jalan tol.

Namun demikian , kata dia, Pihak Jasamarga Bali Tol (JBT) menargetkan kendaraan rata-rata kendaraan yang akan melewati jalan tersebut sekitar 39.000 kendaraan per hari dengan pendapatan Rp 300 juta per hari.

“Kami belum bisa menyatakan secara pasti angka pemakai jalan yang akan melewati jalan tol. Bulan ini memang masih tinggi. Dan angka tersebut belum bisa dipakai acuan pemakai jalan tol, apalagi saat ini ada kegiatan di Nusa Dua di antaranya KTT APEC. Namun demikian ada juga masyarakat yang masih penasaran mencoba jalan tol ini,” ujarnya.

Ia memperkirakan angka riil kendaraan yang bisa dijadikan acuan adalah kondisi kendaraan pada bulan November mendatang. Namun demikian pihaknya memiliki target lalu lintas harian rata-rata (LHR).

“Kami optimistis mencapai target LHR sebanyak 39.000 kendaraan. Mobil mencapai 55 persen dan motor 45 persen,” katanya.

Menyinggung kendaraan yang lewat sepekan sebelum tarif tol berlaku, Drajat mengakui jumlah kendaraan yang lewat sangat banyak.

Ia menyebutkan pada hari pertama jalan tol dibuka secara gratis untuk umum, jumlah kendaraan yang lewat sebanyak 114 ribu, hari kedua (125 ribu), ketiga (117 ribu), keempat (124 ribu), kelima (134 ribu) dan puncaknya pada hari keenam mencapai angka 137 ribu kendaraan.

“Jadi rata-rata kendaraan yang lalu lalang di jalan tol diatas perairan yang panjangnya mencapai 12,7 kilometer itu 125.000 per hari,” katanya.

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan