Hukum

Akil Mochtar Mengundurkan Diri dari MK


Jakarta
– Akil Mochtar, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi yang tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (3/10) ketika diduga sedang menerima suap, akhirnya mengajukan surat pengunduran dirinya ke MK.

“Kami baru saja menerima satu surat pernyataan pengunduran diri dari Akil Mochtar sebagai hakim konstitusi,” kata Hamdan Zoelva, Wakil Ketua MK, dalam jumpa pers yang digelar Minggu dini hari (6/10), di Gedung MK, Jakarta.

Hamdan menyampaikan kabar itu ditemani tujuh hakim MK lainnya yang sejak Sabtu petang (5/10) mengadakan rapat di Gedung MK.

Dalam kesempatan itu Hamdan mengatakan permohonan pengunduran diri Akil, yang kini sedang berada di dalam tahanan KPK, akan segera ditangani oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi.

“Dan untuk tindak lanjutnya, karena masalah ini sudah ditangani oleh Majelis Kehormatan Mahkamah, maka kami menyerahkan sepenuhnya kepada Majelis Kehormatan Mahkamah untuk menindaklanjutinya,” jelas Hamdan.

MK mengatakan tanggapan akan surat pengunduran diri Akil itu diperkirakan akan rampung pada Senin (7/10) petang.

“Kemungkinan besar diterima,” kata salah seorang petinggi MK yang menolak disebut namanya.

Sebelumnya pada Sabtu Presiden SBY sudah mengeluarkan pemberhentian sementara terhadap Akil dari jabatannya sebagai Ketua MK. Keputusan itu diambil setelah MK mengelurkan surat permohonan pemberhentian sementara terhadap Akil dari jabatannya sebagai hakim konstitus

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan