Umum

HUT TNI ke- 68, Berat dan Menantang, mengamankan perbatasan


Jakarta
– Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menegaskan sikap netral TNI pada Pemilu 2014.  Tidak hanya dalam bentuk sikap, panglima TNI menyatakan netralitas itu sudah diniatkan sejak awal.

“Niat itu lebih penting dari pada sikap dan tindakan untuk menjalankan semua itu. Kita (TNI-red) sangat melarang seluruh prajurit termasuk komandannya, jika ada prajurit terindikasi aneh-aneh dalam Pemilu akan kita tarik dan begitu juga komandannya akan kita copot dari jabatannya,” tegas Panglima TNI usai geladi bersih HUT TNI Ke-68, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (3/10).

TNI tidak punya niat untuk memihak kepada siapapun dan juga tidak mendukung partai politik manapun.

“Sarana dan prasarana TNI juga dilarang dalam kepentingan partai politik untuk berkegiatan politik,” tandasnya

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan