Polkam

JARI’98 Mendesak Prabowo Copot Desmon


Jakarta
– Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari’98) mendesak Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto mencopot Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra Desmon J. Mahesa yang diduga telah melakukan kumpul kebo dengan membawa lari Marina putri Nyonya Marpaung.

“Hal ini akan berdampak negatif pada pencitraan yang sedang gencar-gencarnya dilakukan tim sukses Prabowo Subianto yang akan memperebutkan kursi No. 1 di Republik ini dan bakal kesandung,” demikian yang disampaikan pentolan Jari 98 Willy Prakarsa di Jakarta

Sebelumnya, pada peringatan Gerakan 30 September, sekitar 50 orang dari Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia’98 (JARI’98) pimpinan Willy Prakarsa melakukan aksi demontrasi, di depan Gedung DPR-RI Senayan Jakarta, menuntut Badan Kehoirmatan (BK) DPR segera memeriksa anggota DPR-RI Komisi III Desmon J Mahesa.

Dijelaskannya, saat Nyonya Marpaung menceritakan pada dirinya bahwa Desmon itu seorang penipu yang membawa lari uangnya Rp. 250 Juta dan melarikan anaknya hingga miliki dua orang anak. Masih diceritakan ibunya, ironis Marina Putri putrinya kepalanya digetok oleh Desmon gunakan Pistol Jenis Revolver sampai mengalami 4 luka jahitan.

“Desmon sempat sesumbar, dengan katakan saya kebal Hukum !!,” kata Willy dengan menirukan kata-kata Desmon.

Ia menuturkan, kejadian itu sekitar tahun 2006 sebelum Desmon ikut Pileg 2009 dan Nyonya Marpaung sudah menyampaikan hal itu kepada Kakaknya Prabowo istri dari Pak Sudrajat dengan mendesak segera memecat Desmon J. Mahesa dari kader Partai Gerindra.

Berangkat dari rasa kepedulian dan keprihatinan itulah, Willy seorang aktivis yang tergabung dalam Jari’98 membantu menyuarakan aspirasi agar Marina dan Nyonya Marpaung memperoleh keadilan.

Pasalnya, Marina hampir 13 tahun yang menjadi ibu kandung diharamkan untuk melihat 2 orang anak kandungnya oleh Desmon J. Mahesa.

“Ruang gerak demokrasi jadi modal utama kami untuk kembali angkat kasus Desmon J. Mahesa, dan kita bisa bayangkan kalau hal itu terjadi pada diri kita dan saudara-saudara kita ? Betapa Bejat dan moralnya seorang Desmon J. Mahesa yang klaim sebagai mantan Aktivis,” tutupnya.

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan