Umum

UP2KP Jawaban Kesehatan Masyarakat papua


Jayapura
– Buruknya tingkat kesehatan di Papua, mulai dari rendahnya status kesehatan ibu dan anak dan gizi masyarakat, juga tingginya angka kesakitan penyakit menular terutama malaria, TB dan HIV-Aids yang tinggi membuat keprihatinan Gubernur Papua Lukas Enembe, hingga membentuk Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan di Papua (UP2KP).

Unit ini hadir untuk mempercepat implementasi visa misi Gubernur Papua dalam menjadikan masyarakat Papua untuk bangkit, mandiri dan sejahtera khususnya dalam bidang kesehatan. Ini dikatakan Direktur Eksekutif Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan di Papua (UP2KP), drg Aloysius Giyai M.Kes kepada wartawan di Kantor UP2KP, Jumat (11/10) siang.

Kata dia UP2KP merupakan lembaga non struktural dalam lingkup Pemerintah Provinsi Papua, namun kehadiran unit ini maupun dalam pelaksanaan tugasnya bertanggungjawab secara langsung kepada Gubernur. “Patut kita akui selama hampir 10 tahun implementasi Otonomi Khusus kondisi pembangunan pelayanan dan derajat kesehatan masyarakat Papua yang tanpa disadari membuat orang asli Papua kian hari kian terancam punah,”ujarnya

Aloysius yang juga Direktur RSUD Abepura. Dikatakan, kita semua tentu tak ingin orang Papua punah diatas tanahnya sendiri. “Kita semua trenyuh,sedih, prihatin dan peduli apa yang harus kita lakukan? Tentu kita memiliki peran besar masing- masing untuk ikut andil dalam menyelamatkan orang asli Papua yang tengah dalam ancaman kepunahan maupun peningkatan harapan hidup bagi seluruh rakyat yang tinggal di Provinsi Papua ini. Oleh karena itu kami berharap semua mendukung UP2PK untuk mendorong pembangunan dan pelayanan kesehatan di Provinsi Papua kearah yang lebih baik,”ujarnya.

Sementara itu direncanakan Kantor. Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan di Papua (UP2KP) akan diresmikan keberadaannya oleh Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe, Sabtu (12/10) pagi di Kantor Sekertariat UP2KP Jalan Baru Kotaraja-Abepura. Juga akan dilantik73 anggota UP2KP

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan