Polkam

Gerindra Kenalkan Wakil Rakyat di Kolong Jembatan


Jakarta
– Ratusan simpatisan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menggelar sosialisasi dan perkenalan calon legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Minggu, (13/10/2013)

Namun dalam acara tersebut  ada yang terlihat berbeda dengan partai lain yang mengadakan kegiatannya kebanyakan di gedung serbaguna, hotel mewah maupun Cafe, tapi partai Gerindra mengadakan acara ini di kawasan penduduk kumuh kolong jembatan tol Penjaringan ,Jakarta Utara.

Caleg DPR RI Dapil III DKI Jakarta dari Partai Gerindra, M.S. Ralie Siregar yang juga mantan dirut TV Nasional ternama di negeri ini, mengatakan beginilah keadaan sesungguhnya di indonesia yang masih saja ada pemukiman kumuh khususnya di Jakarta, untuk itu, tanya Ralie, kemana dana-dana yang harus membenahi pemukiman yang kumuh.

“Jadi ini harus kita angkat mereka dan bandingkan, dimana dana-dana itu. ?” tanya Ralie kepada wartawan di Jl Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (13/10/2013).

Menurutnya, pengenalan Caleg yang diadakan disini, bukan semata-mata karena ingin mencari simpatik dari warga yang bermukim di tempat yang kumuh ini, namun  kita bisa tukar pikiran kepada masyarakat yang selama ini terabaikan.

“Dimana kewajiban kita , kewajiban mereka bersama untuk mengangkat bangsa ini , kita memilih tempat ini, karena gambaran aslinya bahwa ini gambaran republik,” ungkapnya.

Ralie juga menegaskan yang harus dipantau di wilayah ini adalah pendidikan dan kesehatan, karena untuk membangun sebuah negara masyarakatnya harus berpendidikan dan sehat agar berkesinambungan antara masyarakat dan pemerintah.

“Harapan mereka ngga muluk-muluk kok, dapat jaminan kesehatan, pendidikan, dan tempat tinggal serta pekerjaan yang layak,” tegasnya.

Dia juga menjelaskan, bila dirinya terpilih nanti menjadi wakil rakyat, ia akan memilih untuk bisa duduk di komisi 1 yang membidangi pemerintahan. Karena, lanjut Ralie, untuk memberikan kelayakan kepada rakyat Indonesia sistemnya lah yang harus diperbaiki terlebih dahulu.

“Saya akan pilih di komisi 1 agar bisa merubah sistem pemerintahan yang baik,”jelasnya.

Dirinya pun menyatakan, apabila dalam kurun waktu 3 tahun pada masa jabatannya sebagai anggota dewan sebagai anggota dewan belum ada perubahan, dia akan siap untuk mengundurkan diri  sebagai anggota DPR RI.

” Dalam kurun 3 tahun saya tidak bisa melakukan perubahan, saya akan mundur. Buat apa saya disana apabila tidak bisa melakukan perubahan,” tutupnya.

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan