Umum

KPU Kaltim Tidak Bisa Laksanakan Rapat Pleno


Samarinda
–  semenjak berpulangnya Syanhrin Naihasy, Jumat (11/10), Kursi komisioner KPU Provinsi Kaltim saat ini menyisahkan hanya 3 orang, hal ini berdampak pada tidak bisa terlaksananya rapat pleno yang biasanya dilaksanakan untuk mengambil keputusan-keputusan penting. “sebelum ditinggal  alm (syahrin naisy), kami masih bisa melakukan pleno” ujar Jofry, salah satu komisioner KPU Provinsi Kaltim. Jofry menambahkan bahwa untuk melaksanakan rapat pleno, rapat tersebut minimal dihadiri 4 orang komisioner dan disepati minimal 3 orang komisioner.

sekedar informasi, bahwa sebelum Syahrin Naihasy berpulang, salah satu komisioner wanita, Arif Endang Dwi Wahyuni terlebih dahulu meninggalkan KPU Kaltim dan memilih melanjutkan karir notarisnya.

namun Jofry mengatakan bahwa akan segera berangkat ke Jakarta untuk menawarkan usulan pengisian kekosongan 2 bangku komisioner KPU Provinsi Kaltim. “kami akan memberikan saran kepada KPU RI, pertama KPU RI mendemisionerkan anggota KPU Pusat menjadi anggota KPU Provinsi Kaltim, dan kedua kami meminta penambahan komisioner diambil dari 5 cadangan yang pernah masuk 10 besar pada saat fit and proper test komisioner KPU beberapa waktu lalu”, beber jofri.

laki-laki yang baru mengisi satu periode bangku komisioner KPU Provinsi Kaltim ini mengatakan usulan pengisian komisioner KPU Kaltim akan diajukan berbarengan dengan menhadiri sidang pembacaan putusan MK besok (17/10).


Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan