Bisnis

United Tractor Serap Surat Utang Anak Usahanya Rp 300 M


Jakarta
– PT United Tractors Tbk (UNTR) membeli seluruh dan sebagian surat utang jangka menengah (Medium Term Notes/MTN) yang diterbitkan anak usahanya di bidang pembiayaan alat berat, PT Surya Artha Nusantara Finance (San Finance) .

“San Finance telah menandatangani perjanjian penerbitan MTN V tahun 2013 dengan PT Bank Rakyat Indonesia untuk menerbitkan tiga seri MTN,” kata Sekretaris Perusahaan United Tractor Sara K. Loebis dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (16/10).

Dia mengungkapkan, ketiga MTN tersebut seri A jatuh tempo 20 Oktober 2014, seri B jatuh tempo 11 November 2015, dan seri C jatuh tempo 10 Desember 2016.

Untied Tractor telah membeli MTN seri A dengan nilai total Rp 100 miliar pada 10 Oktober 2013. Selanjutnya, perserian turut membeli MTN seri B dan seri C sebanyak-banyaknya Rp 200 miliar.

Saat ini, kata Sara, United Tractor juga tengah merencanakan untuk mengambil sebagian atau seluruh MTN yang diterbitkan kembali oleh San Finance sebanyak-banyaknya Rp 300 miliar. “Bunga yang ditetapkan 6,5 persen,” kata dia.

Pembelian ini dapat dilakukan setelah seluruh dana yang diperoleh dari penerbitan MTN pertama dan kedua telah habis dipergunakan untuk pembiayaan pembelian alat berat oleh konsumen.

Bunga yang dibebankan kepada konsumen lebih kompetitif, karena dengan adanya pembiayaan ini diharapkan dapat meningkatkan atau mempertahankan pangsa pasar alat berat perseroan di tengah kompetisi yang ketat dan harga komoditas yang cenderung melemah.

Manajemen United Tractors memilih untuk melakukan transaksi dengan PT Surya Artha Finance karena pihak terafiliasi. Dengan demikian, secara bisnis dapat menguntungkan grup dan pemegang saham Perseroan.

Kedua, dana yang diperoleh dari pembelian MTN ini akan dipergunakan untuk membiayai penjualan alat berat Perseroan dan bukan untuk tujuan lain. Ketiga, saat ini konsumen PT Surya Artha Finance untuk industri alat berat juga merupakan konsumen Perseroan, berbeda dengan perusahaan pembiayaan lain yang konsumennya lebih majemuk.

San Finance dan perseroan merupakan pihak terafiliasi. San Finance dimiliki oleh Astra International sekitar 60 persen dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dan 40 persen dimiliki masing-masing oleh Marubeni Corporation 35 persen dan PT Marubeni Indonesia 5 persen.

Sedangkan United Tractor dimiliki Astra sekitar 59,50 persen, dan 40,50 persen dikuasai publik.

United Tractors melaporkan pendapatan perusahaan sepanjang Januari-Juni 2013 mengalami penurunan 18,65 persen dari sebelumnya Rp 30,61 triliun menjadi Rp 24,9 triliun.

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan