Umum

Apindo Keberatan Naikkan UMP 50 %


Bekasi
– permintaan buruh yang menginginkan kenaikan upah minimum kabupaten sebesar 50% mulai 2014, nampaknya akan sulit tercapai, Apindo  Kabupaten Bekasi, Jawa Barat keberatan dengan tuntutan tersebut .

Hal itu diungkapkanya menyikapi tuntutan dari sejumlah pendemo yang mengatasnamakan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia yang menuntut kenaikan UMK 50% dari yang berlaku tahun ini sebagai kompensasi atas meningkatnya kebutuhan hidup pada 17 Oktober 2013 lalu.

“Kami tidak ingin upah pekerja turun, dan juga tidak mungkin memenuhi kenaikan upah 50%. Bisa jungkir balik perusahaan kami,” ujar Sekretaris Apindo Kabupaten Bekasi, Agus Setiawan, di Cikarang, Sabtu (19/10).

Menurut dia penentuan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) oleh Dewan Pengupahan Kabupaten Bekasi sebagai acuan kenaikan UMK masih terganjal sejumlah persoalan, di antaranya belum disepakatinya lima dari 60 item KHL.

Kelima item KHL tersebut adalah penentuan sewa kamar, tarif listrik, transportasi, rekreasi dan kebutuhan air.

Kelima item ini belum mencapai kata sepakat, lanjut dia, dikarenakan masih ada beda persepsi antara pengusaha dan kaum buruh.

Namun Pihak Apindo berjanji segera menyelesaikan penetapan UMP dan akan ditanda tangani Gubernur Jabar sebelum tahun baru 2014

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan