Umum

Said Iqbal : Mogok Nasional Tidak Ada Yang Menunggangi


Jakarta
– Ancaman Mogok Nasional buruh yang disampaiakn Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal di Gedung Joang, Jakarta. Nampak seperti di politisasi/ditunggangi, namun Said Iqbal menepis tanggapan tersebut

“Tidak ada yang menunggangi mogok nasional ini. Kalau dibilang ada yang memolitisasi, siapa yang mau mempolitisasi? yang politisi itu kan Hatta Rajasa dan MS Hidayat,” ujar Iqbal di Jakarta, Rabu (23/10).

KSPI mengancam akan melakukan mogok nasional jika upah buruh tidak dinakkan 50 persen dari UMP tahun 2013, aksi mogok pun akan dilaksanakan mulai tanggal 28 Oktober hingga 1 Nopember 2013 akan dilakukan di berbagai daerah seperti Banten, Jabar, DKI, Jateng, Yogya, Jatim, Aceh, Sumut, Kepri, Sumsel, Lampung, Kalsel, Kaltim, Gorontalo, Sulut, Sulsel, Sultra, Sulteng, Papua, NTB, dan lainnya.

Lebih jauh lagi, Iqbal berasumsi bahwa politisi sendiri yang memolitisasi buruh sehingga buruh terbenam dalam kebijakan upah murah, perbudakan modern, dan jaminan sosial yang terbatas.

“Aksi mogok juga dilakukan di berbagai kawasan industri seperti Pulogadung, Cibitung, Tanjung Priok, Sunter, Cibitung, dan Karawang,” tukas dia.

Beberapa tuntutan buruh selain kenaikan upah minimum 2014 sebesar 50 persen adalah penghapusan sistem alih daya, pencabutan Inpres 9/2013, segera disahkannya RUU PRT, dan penerapan jaminan kesehatan mulai 1 Januari 2014.

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan