Umum

Jubir : Macet, Presiden Tak Salahkan Siapapun

altJakarta (MediaNusantara.co) – Juru Bicara Presiden Julian A Pasha mengatakan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak pernah menyalahkan isu kemacetan pada satu pihak tertentu.

“Kami harus mengatakan tidak benar, Presiden menyalahkan kemacetan lalu lintas ini pada siapapun, pada gubernur atau kepala daerah,” kata Julian di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu pagi.

Namun, ia membenarkan jika kepala daerah memegang kendali terdepan mengingat kepala daerah semestinya merupakan orang yang paling memahami kondisi wilayahnya.

“Tentu dalam hal ini pemerintah pusat akan mendukung upaya untuk mengurai kemacetan, tidak berarti itu sepenuhnya diserahkan pada pusat karena yang paling mengerti lalu lintas adalah kepala daerah, baik itu di provinsi, kabupaten maupun kota,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Julian juga mengaku merasa perlu untuk menegaskan kembali jika Presiden Yudhoyono saat menjalankan tugas tidak pernah memerintahkan penutupan jalan.

Menurut dia, jika ada penutupan jalan maka itu semata-mata pertimbangan protokoler untuk keselamatan.

“Kalaupun kemudian ada penutupan jalan itu semata-mata karena tugas protokeler dalam rangka pengamanaan ‘VVIP’ untuk pertimbangan keselamatan,” tuturnya.

Presiden, tambah dia, sangat memahami lalu lintas di kota-kota besar di Indonesia. “Beliau sudah menginstruksikan pada jajaran terkait pengamanan VVIP agar tidak kemudian melakukan penutupan jalan. Ini adalah seminimal mungkin untuk dilakukan upaya penutupan jalan,” ujarnya.

Sementara itu pada Minggu pagi, Presiden Yudhoyono memimpin upacara ziarah nasional dalam rangka memperingati hari pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Seusai mengheningkan cipta dan memberikan penghormatan bagi arwah para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan, Presiden Yudhoyono meletakkan karangan bunga dengan pita bertuliskan “Persembahan Bagimu Pahlawan” di tugu pahlawan.

Upacara ziarah nasional itu diakhiri dengan tabur bunga di makam mantan Wakil Presiden Adam Malik, istri Adam Malik yaitu Nelly Adam Malik, dan para pahlawan revolusi Sutojo Siswomihardjo, S Parman, MT Haryono, Suprato, dan Ahmad Yani. (ant)
Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan