Bursa

Jelang Natal, IHSG Menguat


Jakarta
– Jelang Natal, Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini Selasa (24/12) bertambah 13,22 poin (0,32 persen) ke level 4.202,83.

Indeks LQ-45 bertambah 4,13 poin (0,59 persen) ke level 701,20. Adapun indeks berbasis syariah yang tergabung ISSI menguat 0,91 poin (0,65 persen) menjadi 141,42.

Perdagangan hari ini tercatat dengan volume 1,888 miliar saham senilai Rp 1,885 triliun. Sebanyak 125 saham naik, 108 saham turun, dan 123 saham stagnan. Indeks sempat mencapai level tertinggi di 4.206 dan terendah 4.174.

Bursa-bursa di Asia hingga sore hari ini mayoritas menguat, indeks Komposit Shanghai menguat 3,20 poin (0,15 persen) ke level 2.092,91, indeks Hang Seng melonjak 257,99 poin (1,13 persen) ke level 23.179,55. Indeks Nikkei 225 naik 18,91 poin (0,12 persen) ke level 15.889,33 dan indeks Straits Times bertambah 11,07 poin (0,36 persen) ke level 3.127,29.

Mayoritas pergerakan sektor saham menguat dengan kenaikan tertinggi saham sektor aneka industri sebesar 2,2 persen disusul sektor manufaktur sebesar 1,1 persen. Sementara sektor saham yang melemah antara lain perdagangan sebesar 0,6 persen.

Saham-saham yang naik di top gainer adalah GMTD naik Rp 750 (12,1 persen) menjadi Rp 6.950, UNVR naik Rp 550 (2,2 persen) menjadi Rp 26.100, TCID naik Rp 400 (3,4 persen) menjadi Rp 12.000, dan AALI naik Rp 350 (1,5 persen) menjadi Rp 24.350.

Saham-saham yang turun di top loosers adalah LION turun Rp 500 (4,2 persen) menjadi Rp 11.500, LPPF turun Rp 350 (3,1 persen) menjadi Rp 10.800, GGRM turun Rp 300 (0,7 persen) menjadi Rp 41.250, dan ITMG turun Rp 200 (0,7 persen) menjadi Rp 28.400.

Sementara harga minyak mentah dunia pada sore ini atau Selasa (24/12) pagi pukul 03.30 waktu New York melemah 0,41 (0,41 persen) mencapai US$ 98,91 untuk jenis WTI crude oil, sedangkan brent crude oil melemah 0,21 (0,19 persen) mencapai US$ 111,56.

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan