alt
Umum

Pelanggar Lalu Lintas Terbanyak Dari Kalangan Swasta

altPamekasan (MediaNusantara.co) – Kasus pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur selama 2013, terbanyak dilakukan oleh kalangan swasta, kata Kasat Lantas Polres Pamekasan AKP Bambang Sugiharto, Rabu.

“Terbanyak kedua adalah pelajar dan mahasiswa, selanjutnya kalangan pegawai negeri sipil,” katanya menjelaskan.

Ia menjelaskan, jumlah pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Pamekasan selama 2013 sebanyak 16.149 pelanggaran dan 12.225 diantara terpaksa ditindak. Sedangkan sebanyak 3.924 sisanya diberi sanksi tegoran.

Menurut Kasat Lantas Polres Pamekasan AKP Bambang Sugiharto, jumlah pelanggaran lalu lintas selama tahun 2013 ini menurun dibandingkan jumlah pelanggaran yang terjadi selama 2012.

Data di Satuan Lalu Lintas Polres Pamekasan menyebutkan, jumlah pelanggaran lalu lintas sepanjang 2012 sebanyak 19.847 kasus. Dari jumlah itu sebanyak 17.722 diantaranya terpaksa ditindak, sedangkan sebanyak 2.125 sisanya diberi sanksi teguran.

Adapun jumlah kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pamekasan selama 2013 sebanyak 152 kasus dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 61 orang, luka berat 33 orang dan luka ringan mencapai 162 orang.

Menurut Bambang, jumlah kecelakaan lalu lintas selama 2013 di Kabupaten Pamekasan ini menurun dibandingkan jumlah kecelakaan lalu lintas pada tahun 2012.

Sebab, saat itu, jumlah kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pamekasan sebanyak 173 kejadian dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 95 orang, luka berat 27 orang dan luka ringan 162 orang.

Meski kasus kecelakaan menurun, akan tetapi, jumlah kerugian material akibat kecalakaan itu meningkat.

Pada tahun 2013, kerugian material akibat kecelakaan lalu lintas mencapai Rp372.700.000, sedangkan pada tahun 2012 jumlah kerugian material akibat kecelakaan itu mencapai Rp318.500.000.

Kasat Lantas AKP Bambang Sugiharto menjelaskan, menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran lalu lintas di Pamekasan kali ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai sadar akan pentingnya disiplin lalu lintas.

Biasanya, tingkat kesadaran disiplin berlalu lintas sejalan dengan tingkat kecelakaan lalu lintas. Jika kesadaran disiplin berlalu lintas semakin tinggi, maka potensi kecelakaan bisa semakin rendah.

Bambang juga menjelaskan, sepanjang 2013 ini, pihaknya gencar mensosialisasikan disiplin berlalu lintas kepada kalangan pelajar di Kabupaten Pamekasan.

Bahkan Satuan Lalu Lintas Polres Pamekasan telah melakukan kontrak kesepahaman dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan untuk menjadikan disiplin berlalu lintas sebagai pelajaran tambahan atau masuk dalam muatan lokal (mulok).

“Setiap hari Senin kami juga menjadi inspektur upacara secara bergantian di masing-masing sekolah di Kabupaten Pamekasan, termasuk sekolah-sekolah yang ada di pelosok desa,” terang Bambang.

Untuk lembaga pendidikan tinggi, seperti universitas, sekolah tinggi dan akademi, pihaknya menyampaikan sosialisasi tertib lalu lintas saat masa orientasi pendidikan. (Ant)

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan