Polkam

Pemecatan Pasek Sesuai AD/ART


Jakarta
– Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat (PD), Amir Syamsudin mengatakan bahwa PD berhak memecat Gede Pasek Suardika dari DPR RI.

Penggantian Antar Waktu (PAW) Pasek yang merupakan anggota Komisi IX dari Fraksi PD dinilainya sudah sesuai aturan. Hal itu disampaikan Amir Syamsuddin di Gedung DPR, Jakarta.

Amir menjelaskan perihal surat PAW yang ditandatangani Ketua Harian PD Syariefuddin Hasan.

“Di dalam AD/ART PD yang disahkan oleh Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) sudah mencantumkan posisi ketua harian pemegang mandat ketum (ketua umum),” kata Amir.

Dia menyatakan bahwa selama ini banyak kekeliruan terkait pelanggaran yang dilakukan PD. Masalah pelanggaran, lanjutnya, tidak ditangani Wanhor melainkan Komisi Pengawas (Komwas) PD.

“Dewan Kehormatan hanya terima pengaduan yang masuk ke Komwas terkait pelanggaran kode etik. Dalam kasus Pasek ini saya kira DPP menggunakan kewenangannya sebagaimana diatur di dalam undang-undang untuk melakukan recall (PAW). Itu diatur tanpa perlu adanya rekomendasi dari Dewan Kehormatan,” tegas Menteri Hukum dan HAM ini.

Sebelumnya diberitakan Pasek melayangkan somasi terhadap Syarief dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PD Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Hal itu dilakukan sebelum menempuh jalur hukum terkait pemecatan.

Syarief dan Ibas, yang merupakan dua petinggi PD menandatangani surat PAW Pasek. Fraksi PD juga telah mengirimkan surat kepada Sekretariat Jenderal DPR.

Sekjen DPR Winantuningtyastiti mengatakan, di dalam surat itu tertera alasan pemecatan Pasek adalah karena pelanggaran kode etik.

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan