Umum

IMM Tuntut Gubernur Kaltim Minta Maaf



Samarinda
– Pernyataan Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak dalam acara Forum Kordinasi Pimpinan Daerah Kaltim di Aula Makodam VI/Mulawarman di Balikpapan, Rabu (23/11) lalu nampaknya berbuntut panjang.

Dalam kegiatan tersebut, Awang menyebut warganya yang ingin berangkat ke Jakarta untuk bergabung dalam aksi bela islam Jilid III merupakan calon teroris yang harus diwaspadai.

Siang ini, Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kaltim menggruduk Kantor Gubernur Kaltim menuntut permintaan maaf sang Gubernur atas pernyataannya tersebut

“Awang Faroek harus meminta maaf dan mengkalrifikasi pernyataannya di Balikpapan” ujar Aziz, humas aksi. “tidak semestinya pemimpin mengucapkan pernyataan terebut karena ucapan tersebut telah menyakiti perasaan umat Islam di Kaltim” lanjut Aziz.

Tidak lama berselang, Kasat Pol PP Kaltim, Gede Yusa mendatangi pengunjuk rasa dan menyampaikan permohonan maaf  Gubernur Kaltim. “seperti yang telah disampaikan Gubernur di DPRD Provinsi Kaltim bahwa beliau tidak membuat pernyataan seperti yang dimuat media massa, jikapun ada beliau meminta maaf” ujar Gede.

setelah mendapatkan penjelasan Gede Yusa, massa pun membubarkan diri

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan