Hukum

12 WNA Asal China di Amankan imigrasi Samarinda


Samarinda
– 12 warga negara asing (WNA) berkewarganegaraan China, diamankan oleh pihak Kantor Imigrasi Kelas I Samarinda, Kalimantan Timur

“12 orang tersebut diambil pihak Imigrasi dari lokasi proyek pembangunan PLTU Handil, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara karena tidak bisa menunjukkan dokumen ke Imigrasian yang sah” jelas Kabid Intelijen, Penindakan, Informasi dan Sarana Komunikasi Kanwil Kemenkum dan HAM Kaltim, Kenedi di Samarinda

“Mereka diamankan saat dilakukan pengecekan di lokasi pembangunan PLTU Handil, Muara Jawa, Kamis (22/12) siang,” lanjut Kenedi.

Ke-12 WNA berkewarganegaraan China tesebut, merupakan  pekerja  dari dua perusahaan subkontraktor proyek pengerjaan pembangunan PLUT Handil.

dari 12 WNA China itu, sebanyak 10 orang diamankan dari PT Indo Fudong Konstruksi, enam orang diantaranya dapat menunjukkan dokumen perjalanan yakni izin tinggal kunjungan, sementara empat orang, tidak dapat menunjukkan dokumen perjalanan.

“Informasi dari pihak perusahaan menyatakan, dokumen keempat orang itu masih dalam proses pengurusan perpanjangan izin tinggal kunjungan,” kata Kenedi.

Dua WNA berkewarganegaraan China lainnya lanjut Kenedi, diamankan dari PT Xinhuo, juga menggunakan dokumen izin tinggal kunjungan.

“Kami masih akan mendalami kegiatan mereka di kawasan proyek pembangunan PLTU Handil tersebut. Jika didapati ada pelanggaran keimigrasian maka akan dilakukan pendeportasian,” tegasnya.

sekedar informasi, warga negara asing yang ingin bekerja di Indonesia, harus memiliki dokumen izin terbatas, bukan izin tinggal kunjungan. Jadi, untuk mengetahui apa yang mereka lakukan di lokasi proyek pembangunan PLTU itu harus dilakukan pemeriksaan dan jika terbukti ada pelanggaran makan akan dilakukan deportasi.

Berdasarkan hasil pengawasan dan pendataan Kantor Imigrasi Kelas I Samarinda kata Kenedi, jumlah tenaga kerja asing berkewarganegaraan China di kawasan proyek pembangunan PLTU Handil Muara Jawa sebanyak 65 orang. sebanyak 37 orang bekerja di PT Sepco III dan 28 orang di PT Indo Fudong Konstruksi.

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan