Makro

Bank Dunia perkirakan harga komoditas melonjak pada 2017


Washington
– Bank Dunia pada Selasa mempertahankan perkiraannya untuk harga minyak tahun ini, dan meningkatkan proyeksi untuk harga-harga komoditas non-energi utama.

Dalam laporan kuartal terbaru Prospek Pasar Komoditas, pemberi pinjaman yang berbasis di Washington itu memperkirakan harga minyak mentah pada 2017 akan mencapai 55 dolar AS per barel, proyeksi sama seperti yang dibuat di Oktober lalu. Tapi memperkirakan harganya naik 29 persen dari 2016.

“Perkiraan harga energi mengasumsikan anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen minyak lainnya akan mematuhi kesepakatan untuk membatasi produksi setelah lama produksi tak terkendali,” kata Bank Dunia dalam laporannya.

Mereka memperkirakan pasar minyak akan mengetat pada 2017, terutama pada paruh kedua tahun ini, yang akan membantu mengurangi kelebihan pasokan yang besar.

Bank Dunia juga memproyeksikan harga komoditas non-energi meningkat 3,0 persen pada 2017, kenaikan pertama dalam enam tahun terakhir untuk harga logam dan produk pertanian.

Harga logam diperkirakan meningkat 11 persen di tengah semakin ketatnya pasokan, setelah turun 6,0 persen pada 2016. Perkiraan tersebut naik dari kenaikan 4,0 persen yang diantisipasi pada Oktober lalu.

Harga hasil pertanian secara keseluruhan diperkirakan akan meningkat kurang dari satu persen pada 2017, namun harga biji-bijian diperkirakan akan turun 3,0 persen karena peningkatan prospek pasokan, demikian Xinhua. (ant)

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan