Uncategorized

Erau 2018 Tanpa Bunda Rita

FESTIVAL adat budaya Kutai, Erau tahun 2018 sudah dimulai. Berbeda dengan tahun sebelumnya, Rita Widyasari yang terpilih kedua kalinya sebagai Bupati Kutai Kartanegara tak bisa ikut merayakan, karena harus menghadapi kasus hukumnya.

Di zaman kepemimpinan Rita lah, Erau tampil lebih meriah daripada masa-masa sebelumnya. Kemeriahan itu terlihat dengan diundangnya belasan Negara tergabung International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Art (CIOFF) dimulai tahun 2013.

Dan di zaman Rita, film dengan suasana Erau dibuat. Film disutradarai Bambang Drias upaya memperkenalkan kerajaan tertua Kutai di Indonesia.

“Selama ini Kukar hanya terkenal dengan kekayaan alamnya minyak, gas dan batu bara. Dengan film ini, kami  ingin juga Kukar dikenal keindahan alamnya dan  kaya budaya seperti festival Erau digelar setiap tahun yang terus dilestarikan,” ujar Rita pada kala itu.

Film Erau Kota Raja yang tayang seluruh bioskop pada tahun 2014 bercerita seorang jurnalis bernama Kirana (Nadine Chandrawinata) yang ditugasi meliput Erau. Selama bertugas di Tenggarong, Kirana bertemu Reza (Denny Sumargo), penduduk lokal. Keduanya jatuh cinta namun terhalang karena adanya perbedaan budaya.

Bagi Rita, Erau mampu menarik pengunjung wisatawan mancanegara dan domestik datang ke Tenggarong. Yang mampu membangkitkan perekonomian di luar sektor batubara dan migas.

“Erau sangat menarik karena tradisi dari Kesultanan Ing Martadipura yang terus dilestarikan dan sangat dinanti masyarakat Tenggarong Kutai dan Kaltim yang menyaksikannya seperti belimbur dan melepaskan Naga di Kutai Lama. Erau juga kesempatan bagi mempererat persatuan kesatuan bangsa Indonesia dengan ada pertunjukan budaya suku-suku yanng tinggal di Kukar,” katanya.

Hingga akhirnya, Festival Erau Kutai Kartanegara dinobatkan menjadi festival budaya terpopuler oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia ,(Kemenpar RI).

 

Kala itu, Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta langsung menyerahkan penghargaan Anugerah Pesona Indonesia atas diraihnya Festival Budaya Erau sebagai peringkat 1 Festival Pariwisata terpopuler diberikan kepada Bupati Kukar Rita Widyasari pad 16 September 2016.

Erau memperoleh nilai 26,4% tertinggi dibanding Jember Fashion Carnival 26,1% dan Festival Teluk Jailolo 13,6%.

Tinggalkan Balasan