Nasional Polkam

Pidato Isran di Rapat Pleno KPU, Lempar “Joke” ke Rusmadi

Samarinda – Calon Gubernur Kaltim terpilih Isran Noor kembali melemparkan “joke” nya atau lelucon kepada calon Gubernur Kaltim nomor urut 4 Rusmadi ketika memberikan pidato sambutan Rapat Pleno KPU Kaltim yang digelar di Hotel Senyiur Jl Pangeran Diponegoro, Selasa (24/7/2018).

Isran mulanya menyampaikan terimakasih sekaligus rasa bangga dengan sosok juniornya Rusmadi sesama alumnus di Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman.

“Saya banggakan dan saya muliakan junior saya Bapak Rusmadi,” katanya. Para hadirin hening mendengarkan pidato Isran.

Lalu, mantan Bupati Kutai Timur itu lanjutkan pidatonya, sebut bahwa Rusmadi itu tidak punya masalah dengannya.

“Kalau dari Bapak Rusmadi tidak ada masalah,” jelas Isran memandang Rusmadi yang duduk di hadapannya.

“Tapi, kalau yang lain juga tidak ada masalah,” ujar Isran disambut gelak tawa hadirin Rapat Pleno KPU Kaltim.

Rusmadi pada 8 Juli 2018 menerima hasil rekapitulasi perhitungan KPU Kaltim yang memenangkan pasangan Isran Noor dan Hadi Mulyadi sebagai Gubernur Kaltim dan Wakil Gubernur.

Rusmadi menerima keputusan KPU usai laporan dugaan pelanggaran timnya ke Bawaslu Kaltim, ditolak. Selang sehari, Rusmadi berkunjung ke rumah Isran Noor di Loa Bakung mengucapkan selamat atas kemenangannya.

Di rumah Isran Noor, Rusmadi sempat juga mendapat “joke”. Ketika itu, Rusmadi mantan Sekda Kaltim mengucapkan selamat. “Selamat ka,” ujar Rusmadi. Ucapan ini dibalas Isran dengan “joke” nya. “Nama saya bukan Selamet,” kata Isran disambut tawa keduanya.

Usai acara rapat pleno KPU Kaltim, Isran mengungkapkan dirinya akan evaluasi proses pembangunan yang dilakukan oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak untuk mengetahui mana saja yang harus menjadi prioritas untuk dilanjutkannya.

Isran juga akan memperhatikan untuk pengentasan kemiskinan di Kaltim dengan membangun infrastruktur konektivitas antar daerah.

Sementara itu, Rusmadi yang diwawancarai wartawan ungkapkan ia menitipkan pesan agar pembangunan terus dilanjutkan oleh Isran Noor dan Hadi Mulyadi dalam lima tahun ke depan berpedoman Rencana Pembangunan Jangka Panjang 2005 tahun 2025 dengan menyesuaikan situasi sekarang.

Disinggung tentang maju pencalonan legislatif DPR RI, Rusmadi menilai dirinya ingin mengabdi kepada masyarakat Kaltim.

“Namanya pengabdian itu tidak hanya menjadi Gubernur. Tapi pengabdian dimana saja. Dan kebetula saya diminta maju sebagai caleg PDI Perjuangan,” katanya.

Tinggalkan Balasan