Nasional Umum Uncategorized

Waris Husain Tutup Usia, Ini Karyanya untuk Samarinda

Samarinda – Walikota Samarinda dua periode 1985-1990 dan 1990-1995, Drs. H. Abdul Waris Husain meninggal dunia, Kamis (26/7/2018), pukul 23.19.

Selama menjabat Walikota Samarinda, Waris Husain banyak menghasilkan karya yang berhasil dalam pembangunan kota.

Diantaranya, pembangunan kompleks citra Niaga yang meraih penghargaan The Aga Khan Award For Architecture.

Karya Waris Husain lainnya adalah perubahan logo pemerintah kota Samarinda yang sebelumnya berbunyi TATANIRBAYA ANANTA BOGA menjadi kita TEPIAN (Teduh, Rapi, Aman dan Nyaman) yang menjadi filosofi dan dasar menetapkan Visi dan Misi kota Samarinda ke depan.

Kemudian, dimasa Waris Husain dilakukan reklamasi tepi sungai Mahakam mulai Sungai Karang Mumus sampai ke Jembatan Mahakam untuk menata dan memperindah kota Samarinda. Rencana reklamasi ini berhasil berkat pemerintah kota memberi kompensasi berupa tanah dan rumah siap huni bagi warga terkena pemindahan yang sekarang berlokasi di Perumahan Karpotek Sungai Kunjung.

Selain itu, Waris Husain merenovasi Masjid Raya Samarinda yang dimulai pada tanggal 22 Desember 1990. Masjid dengan bangunan dua lantai seluas hanya 60 x 40 meter diubah menjadi 75 x 40 meter yang mampu menampung 16000 jamaah.

Lalu, pada masa Waris Husain juga dilakukan pembangunan jembatan Mahakam yang menghubungkan Samarinda Seberang dengan Samarinda Kota. Jembatan ini juga sebagai penghubung antar daerah Kalimantan Timur bagian selatan dengan bagian Utara yang diresmikan oleh Presiden RI Soeharto.

Di sisi lain, Waris Husain juga memiliki konsep perlunya pembangunan pusat perbelanjaan modern di pusat kota. Salah satunya mal di Jl Mulawarman sekarang dikenal Samarinda Central Plaza walaupun peletakan batu pertamanya dilakukan oleh penggantinya H Lukman Said.

Tinggalkan Balasan