Hukum Nasional

Warga Desa Ongko Asa Tolak Tambang Batubara Diwilayahnya

Samarinda – Sekitar 10 orang perwakilan Desa Ongko Asa Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Kaltim, Senin (20/8/2018).

Warga desa ini menolak aktivitas tambang batubara yang dilakukan PT Kencana Wilsa di wilayah pemukiman mereka.

“Kami menolak tambang, karena yang digali adalah lahan produktif untuk pertanian seperti sumber air, sungai dan kebun,” ujar Markus, dari Badan Perwakilan Kampung (BPK) Desa Ongko Asa saat jumpa pers.

Di Desa Ongko Asa, terdapat 300 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal. Waktu jarak tempuh desa ini dari ibukota Kabupaten Kutai Barat sekitar 6 jam.

Pertemuan dengan pemerintah provinsi, merupakan tindak lanjut aksi warga memasang spanduk aksi tolak tambang di desa mereka sejak Juli 2018 dan telah menyurati penolakan ke berbagai instansi pemerintahan.

Dari hasil pertemuan di Kantor Gubernur Kaltim, terdapat bukti bahwa PT Kencana Wilsa belum mengantongi izin lingkungan untuk lakukan operasi penambangan batubara.

“Izin usaha pertambangan PT Kencana Wilsa tidak melalui konsultasi dengan masyarakat, apakah perlu ekonomi lain selain ekonomi warga digeluti seperti ekonomi kebun, pangan dan lainnya,” kata Pradama Rupang, dari Jaringan Advokasi Tambang Kaltim.

Warga Desa Ongko Asa selama ini, konsisten, tidak ingin ada operasi pertambangan batubara di sekitar pemukiman. Bahkan, diceritakan warga, sejak tahun 2009, warga telah menjatuhkan denda terhadap aktivitas pengeboran batubara.

Rupang menjelaskan aktivitas PT Kencana Wilsa saat ini sudah lakukan land clearing untuk jalan hauling yang menjadi satu paket produksi.

“Yang sebenarnya UU PPLH No 32 Tahun 2009 pasal 109 ayat 1. Setiap izin usaha pertambangan harus memenuhu izin lingkungan. Kalau tidak memenuhi, maka terkena sanksi kurungan 1-3 tahun dan denda sampai 3 miliar,” ujar Rupang.

Informasi yang dihimpun, saat ini PT Kencana Wilsa sedang mengurus perizinan lingkungan. Adapun, penolakan warga terhadap aktivitas tambang batubara, perusahaan tersebut telah konsultasi dan bersurat ke instansi pemerintahan.

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan