Hukum Nasional

KPK Datangi Muara Pegah Sungai Mahakam, Temukan Dugaan Dermaga Memuat Batubara Ilegal

Samarinda – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama perwakilan dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Perdagangan dan Dirjen Pajak melakukan pemantauan dermaga yang memuat batubara di Muara Pegah, Sungai Mahakam Kalimantan Timur, Kamis (15/11/2018).

Dari kunjungan tersebut, ditemukan tiga dermaga memuat batubara yang jaraknya berdekatan. Dan diduga dermaga itu tak memiliki lokasi pertambangan dan menampung batubara ilegal.

“Temuan ini kita inventarisasi. Mulai dari hulu sampai ke hilir. Perizinannya sudah lengkap atau belum. Termasuk tongkang-tongkang dan tugboat kita inventarisasi,” kata Ketua KPK, Agus Raharjo saat tiba di Dermaga Kantor Navigasi Kemenhub RI, Selili Samarinda.

Kunjungan ini dikarenakan KPK menemukan perbedaan data batubara di Bea Cukai, Dirjen Laut Kemenhub, Dirjen Pajak Kemenkeu, Kementerian Perdagangan dan Kementerian ESDM. Akibatnya, Negara dirugikan Rp 1,3 Triliun per tahun. Hal ini sudah terjadi tiga tahun terakhir.

“Perbedaan data karena masing-masing surveyor tidak terjadi rekonsiliasi data. Mudahan dalam waktu dekat ada peraturan yang diimplementasikan untuk perbaikan tata kelola dan rekonsiliasi data. Karena perbedaan data kemungkinan perbedaan pendapatan Negara cukup signifikan sampai 1,3 Triliun per tahun,” kata Agus.

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan