Bisnis Ekonomi

Bank Indonesia : Bandara APT Pranoto Beroperasi, Pemerintah Mesti Benahi Objek Wisata

Samarinda – Beroperasinya bandara Aji Pangeran Temenggung Pranoto rute Samarinda ke berbagai kota, Jakarta, Yogyakarta dan Surabaya berpotensi bangkitnya perekenomian dari sektor pariwisata dan jasa. Terutama di kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara hingga Kutai Timur.

Namun, ada syarat-syarat agar bisa memanfaatkan maksimal dengan terbukanya transportasi udara di Samarinda yang langsung ke kota besar.

Diantaranya, harus menyiapkan penataan icon wisata kota Samarinda seperti kompleks perbelanjaan Citra Niaga dan tepian sungai Mahakam. Hingga membenahi Taman Nasional Kutai agar dilirik wisatawan.

“Kabupaten Kutai Kartanegara dulu terbesar (pendapatan) dari pertambangan. Sekarang kalah dengan Kabupaten Bandung dengan wisatanya. Nah, kita harus menuju kesitu (pariwisata). Tapi, harus disesuaikan dengan kondisi kota Samarinda. Seperti kita punya Taman Nasional (tujuan wisata). Ini yang dibenahin,” ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur, Muhamad Nur, Kamis (22/11/2018).

Kabupaten Bandung mampu lampaui pendapatan dari Kukar di Indonesia karena sangat lengkap objek wisatanya. Dari lapangan golf hingga wisata snorkeling sampai dengan wisata Taman Nasional di daerah tersebut.

Muhamad Nur memberikan ilustrasi ketika berbagai kalangan pebisnis hendak membuat pertemuan di Samarinda. Maka, setiap orang akan bertanya apa yang menarik di daerah Samarinda.

“Misalkan beberapa hari pertemuan dari pagi sampai sore. Orang pasti nanya ada apa di Samarinda. Malamnya mau ngapain di Samarinda,” kata Muhamad Nur.

Sehingga, wisata icon seperti tepian Sungai Mahakam dan Citra Niaga dapat dibenahi agar bisa menarik wisatawan. Ini upaya agar kota Samarinda dapat bersaing seperti Denpasar Bali yang telah menjadi daerah tujuan favorit untuk membuat pertemuan-pertemuan dari berbagai kalangan luar daerah Bali.

Selain membenahi objek wisata, untuk wisata kuliner di kota Samarinda juga harus berbenah. Agar orang yang membuat pertemuan tak hanya sekedar menghilangkan lapar untuk mencari makanan. Tapi, mereka juga membeli lebih makanan yang enak dan khas untuk oleh-oleh.

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan