alt
Moneter

Kadin: BI Hanya Mencari Keuntungan Semata

altJakarta (MediaNusantara.co) – Kadin Indonesia menuding Perbankan Nasional hanya mencari Keuntungan semata dari pelaku usaha dengan tidak menurunkan bunga kredit. Lembaga itu menolak jika deposan menyandera penurunan bunga kredit dengan meminta bunga deposito tinggi.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kebijakan Moneter Fiskal dan Publik, Haryadi Sukamdani mengatakan bahwa perbankan hanya mencari alasan saja dengan mengkambing hitamkan penurunan bunga kredit terganjal tingginya biaya deposito.

“Mereka hanya mencari alasan saja bunga deposito tinggi karena inflasi. Inflasi sekarang berapa? Di negara lain saja bisa negatif interest rate seperti Singapura, Thailand dan Filipina,” seperti yang dikutip pada Bisnis.com, Selasa 14 Februari 2012.

Haryadi membantah jika pelaku usaha meminta bunga simpanan tinggi, karena realitas di pasar bunga deposito yang diterima masih di bawah bunga acuan. Menurutnya, tak logis apabila pelaku usaha mengandalkan bunga karena investasi secara riil saja imbal hasil lebih besar.

“Di Jamsostek saya komisaris, tapi kami tidak meminta bunga tertentu. Itu murni bisnis. Paling bunga hanya 5%–6%. Tidak benar kalau minta bunga deposito tinggi. Lebih baik investasi pada portofolio lain,” ungkapnya.

Dia mengkritisi margin bunga bersih (net interest margin/NIM) bank yang cukup besar di kawasan Asia Tenggara. Hal itu menunjukkan perbankan mengambil keuntungan besar dari sektor riil.

NIM perbankan saat ini berada di level 6% dibandingkan dengan rata-rata bank kawasan Asia Tenggara di level 3%. Adapun tingkat rasio imbal hasil terhadap aset mencapai 3,11% dari rata-rata negara kawasan 1,14%.
Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan