alt
Umum

Pemilu 2014 Harus Lebih Mudah dan Berkualitas.

altJakarta (MediaNusantara.co) – Ketua DPR, Marzuki Alie, mengatakan Pemilihan Umum 2014 harus lebih murah dari sisi biaya, lebih mudah dalam pelaksanaan dan lebih berkualitas hasilnya.

Demikian disampaikan dia saat menjadi pembicara kunci pada pembukaan Rapat Kerja Nasional ke XI Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Seluruh Indonesia (Adeksi), di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu.

Terkait itu maka RUU tentang Revisi UU Nomor 10/2008 Tentang Pemilu Anggota DPR/DPD dan DPRD yang sedang dibahas Panitia Khusus DPR, dapat menghasilkan UU yang mendukung tujuan tersebut.

Alie mengungkapkan masih ada empat masalah krusial yang belum disepakati fraksi-fraksi. Yakni sistem pemilu, ambang batas parlemen (parliamentary threshold), jumlah daerah pemilihan (dapil) dan jumlah kursi dalam satu dapil serta metode penghitungan suara menjadi kursi.

Marzuki memaparkan sistem proporsional dengan daftar calon terbuka berdasarkan suara terbanyak yang dipakai pada Pemilu 2009 terbukti kurang efektif, berbiaya mahal dan banyak menimbulkan masalah.

“Pertarungan tidak hanya terjadi pada calon antarpartai politik, tetapi sesama kader di internal partai politik pun terjadi saling jegal. Kertas suara pun berlembar-lembar yang membingungkan masyarakat pemilih,” ungkap wakil ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini.

Terkait keinginan beberapa partai politik untuk menaikan angka parliamentary threshold sampai 5 persen, dia mengatakan jangan ada keinginan untuk mematikan partai-partai kecil karena belum tentu parpol yang besar memiliki kursi di daerah. Begitu pun sebaliknya.

Dia mengingatkan, dalam Negara Pancasila, yang besar melindungi yang kecil dan yang kecil menghormati yang besar. “Bukan yang kecil malah dimatikan oleh yang besar,” katanya. (antaranews.com)

Media Nusantara
Kami berusaha menyediakan informasi untuk semua kalangan baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, karyawan, politikus maupun pengusaha, karena kami sadar bahwa kebutuhan informasi dirasakan semua kalangan pada era globalisasi seperti ini.

Tinggalkan Balasan