Close Menu
    What's Hot

    Awas! Ini 10 Tanda Orang Manipulatif, Kamu Bisa Terjebak Tanpa Sadar

    April 30, 2026

    Roller Coaster Mendadak Macet, Proses Evakuasi Jadi Momen Mendebarkan

    April 30, 2026

    Cerita 202 Kali Digigit Ular Berbisa dan Kini Menjadi Kebal

    April 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Portal Media Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Subscribe
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    Portal Media Nusantara
    Home » Mata Uang Asia Beda Nasib: Yen Terbang Cs, Rupiah Ambruk Paling Parah
    Ekonomi

    Mata Uang Asia Beda Nasib: Yen Terbang Cs, Rupiah Ambruk Paling Parah

    adminBy adminApril 30, 2026Updated:April 30, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, medianusantara – Mata uang Asia bergerak beragam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Kamis (30/4/2026). Setelah bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) kembali menahan suku bunga acuannya.

    Merujuk data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, dari 11 mata uang Asia yang dipantau, 6 mata uang menguat, 3 melemah, dan 2 lainnya stagnan.

    Rupiah menjadi mata uang Asia dengan tekanan terdalam pagi ini. Mata uang Garuda melemah 0,49% ke level Rp17.360/US$.

    Setelah rupiah, tekanan juga dialami ringgit Malaysia yang berada di MYR 3,962/US$ setelah melemah 0,30%. Dong Vietnam turut terkoreksi 0,09% ke VND 26.355/US$.

    Di sisi lain, peso Filipina menjadi mata uang Asia dengan penguatan terbesar.

    Peso berada di level PHP 61,46/US$ setelah naik 0,18%. Won Korea menyusul dengan penguatan 0,15% ke KRW1.468,24/US$, sementara yen Jepang berada di JPY 160,22/US$ atau menguat 0,10%.

    Baht Thailand juga naik 0,09% ke THB 32,68/US$, disusul dolar Singapura yang menguat 0,07% ke SGD 1,28/US$. Dolar Taiwan turut bergerak positif 0,05% ke TWD 31,611/US$.

    Sementara itu, yuan China dan rupee India cenderung stagnan. Yuan berada di level CNY 6,83/US$, sedangkan rupee India berada di INR 94,85/US$.

    Pergerakan mata uang Asia hari ini masih dipengaruhi dinamika dolar AS di pasar global. Indeks dolar AS atau DXY pada pukul 09.15 WIB terpantau melemah tipis 0,05% ke level 98,913.

    Namun, pada perdagangan sebelumnya, DXY ditutup menguat 0,33% ke level 98,961.

    Penguatan tersebut terjadi setelah The Fed memutuskan untuk kembali menahan suku bunga, sehingga pasar mencermati lebih jauh arah kebijakan moneter AS ke depan, terutama setelah rapat tersebut menunjukkan perbedaan pandangan yang cukup tajam di internal The Fed.

    Keputusan The Fed kali ini diambil melalui voting 8 berbanding 4, menjadi keputusan paling terbelah sejak 1992.

    Kondisi ini membuka tantangan yang akan dihadapi Kevin Warsh ketika nantinya menjabat sebagai Ketua The Fed, terutama jika ingin mendorong pemangkasan suku bunga. Masa jabatan Jerome Powell sebagai Ketua The Fed sendiri akan berakhir pada 15 Mei.

    Dalam konferensi pers, Powell menyatakan bahwa meski ada empat pejabat The Fed yang menolak mempertahankan bias pelonggaran, dia tidak melihat bank sentral AS sedang mengarah ke kenaikan suku bunga.

    Selain faktor The Fed, pasar juga masih dibayangi perang AS-Israel dengan Iran yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Ketidakpastian ini ikut menjaga permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman.

    Presiden AS Donald Trump dilaporkan telah membahas cara mengurangi dampak dari kemungkinan blokade pelabuhan Iran selama beberapa bulan bersama perusahaan minyak AS. Kondisi ini membuat kekhawatiran terhadap pasokan energi global kembali meningkat.

    Harga minyak bahkan naik untuk sesi kedelapan beruntun, menjadi reli terpanjang sejak Mei 2022 setelah invasi Rusia ke Ukraina. Kontrak Brent bulan Juni yang akan berakhir pada Rabu melonjak 6% dan ditutup di US$118,03 per barel

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Sebulan Naik 205%, BEI Gembok Saham Bekasi Asri Pemula (BAPA)

    April 30, 2026

    Kredit BRI Tumbuh 13,7% di Kuartal I-2026

    April 30, 2026

    5 Fakta Fed Tahan Suku Bunga: 4 Pejabat ‘Membelot’-Nasib Baru Powell

    April 30, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News

    Awas! Ini 10 Tanda Orang Manipulatif, Kamu Bisa Terjebak Tanpa Sadar

    By adminApril 30, 2026

    Daftar Isi Jakarta, CNN Indonesia — Dalam banyak situasi, perilaku manipulatif muncul secara halus, lewat kata-kata…

    Roller Coaster Mendadak Macet, Proses Evakuasi Jadi Momen Mendebarkan

    April 30, 2026

    Cerita 202 Kali Digigit Ular Berbisa dan Kini Menjadi Kebal

    April 30, 2026
    Top Trending

    Awas! Ini 10 Tanda Orang Manipulatif, Kamu Bisa Terjebak Tanpa Sadar

    By adminApril 30, 2026

    Daftar Isi Jakarta, CNN Indonesia — Dalam banyak situasi, perilaku manipulatif muncul secara…

    Roller Coaster Mendadak Macet, Proses Evakuasi Jadi Momen Mendebarkan

    By adminApril 30, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Pengunjung taman hiburan populer Six Flags New England…

    Cerita 202 Kali Digigit Ular Berbisa dan Kini Menjadi Kebal

    By adminApril 30, 2026

    SETIAP tahunnya, gigitan ular berbisa menyebabkan 80-100 ribu kematian di dunia, dan…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • World
    • US Politics
    • EU Politics
    • Business
    • Opinions
    • Connections
    • Science

    Company

    • Information
    • Advertising
    • Classified Ads
    • Contact Info
    • Do Not Sell Data
    • GDPR Policy
    • Media Kits

    Services

    • Subscriptions
    • Customer Support
    • Bulk Packages
    • Newsletters
    • Sponsored News
    • Work With Us

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
    • Privacy Policy
    • Terms
    • Accessibility

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.