Close Menu
    What's Hot

    Google Luncurkan Fitur Pantau Harga Hotel, Berburu Diskon Jadi Mudah

    April 30, 2026

    Waspada Tawon Vespa, Sengatan Massal Bisa Berujung Maut

    April 30, 2026

    IDAI: Dampak Kekerasan pada Anak di Daycare Luas, Tak Sekadar Cedera

    April 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Portal Media Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Subscribe
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    Portal Media Nusantara
    Home » IDAI: Dampak Kekerasan pada Anak di Daycare Luas, Tak Sekadar Cedera
    Uncategorized

    IDAI: Dampak Kekerasan pada Anak di Daycare Luas, Tak Sekadar Cedera

    adminBy adminApril 30, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Daftar Isi



    Jakarta, CNN Indonesia —

    Kasus kekerasan terhadap anak di daycare kembali menyorot lemahnya sistem pengawasan dan standar pengasuhan di sejumlah fasilitas penitipan anak di Indonesia.

    Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang Pediatri Sosial IDAI, Fitri Hartanto, menekankan bahwa dampak kekerasan pada anak di daycare dapat berlangsung sangat luas.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Dampaknya tidak hanya pada fisik anak, tetapi juga perkembangan otak dan psikologis. Apalagi fase awal kehidupan anak merupakan periode paling rentan terhadap trauma yang menetap.

    “Jadi, dampak langsung ketahuan pada saat ini. Kalau self-abuse nya berat, bisa sampai kematian, dan hampir lima persen anak mengalami self-abuse yang menyebabkan kematian. Dua puluh lima persennya sampai patah tulang, luka bakar, dan ada terjadinya kerusakan menetap pada susunan,” tutur Fitri dalam paparannya pada Rabu (29/4).

    Data ini menunjukkan, kekerasan di lingkungan pengasuhan bukan sekadar pelanggaran etik, tetapi dapat berujung pada konsekuensi yang mengancam nyawa.

    Berikut merupakan beberapa dampak kekerasan pada anak di daycare berdasarkan pemaparan Fitri:

    1. Risiko kematian dan cedera fisik berat

    Kekerasan pada anak dapat berdampak langsung dan sangat fatal, mulai dari cedera ringan hingga kondisi yang mengancam jiwa.

    Fitri menjelaskan, sebagian kasus bahkan berujung pada kematian anak akibat kekerasan berat yang tidak tertangani.

    Selain itu, sekitar seperempat kasus mengalami komplikasi serius, seperti patah tulang, luka bakar, hingga disabilitas permanen yang memengaruhi kualitas hidup anak dalam jangka panjang.

    2. Kerusakan sistem saraf yang bersifat permanen

    Dampak paling mengkhawatirkan dari kekerasan, yakni kerusakan pada sistem saraf anak yang bersifat menetap. Kondisi ini terjadi pada masa perkembangan otak yang sangat cepat, sehingga efeknya dapat berlangsung seumur hidup.

    Dalam kondisi ini, anak berisiko mengalami gangguan perkembangan serius, termasuk keterlambatan intelektual, gangguan belajar, hingga gangguan fungsi motorik dan sensorik.

    3. Gangguan pertumbuhan fisik

    Selain dampak neurologis, kekerasan juga memengaruhi pertumbuhan fisik anak secara keseluruhan. Anak yang mengalami kekerasan cenderung menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat dibandingkan anak seusianya.

    Kondisi ini berkaitan erat dengan stres kronis yang mengganggu keseimbangan hormon serta proses perkembangan tubuh anak.

    4. Gangguan emosi pada usia 2-5 tahun

    Pada usia dini, dampak kekerasan sangat terlihat dalam bentuk perubahan perilaku dan emosi. Anak menjadi lebih cemas, mudah menangis, dan sangat bergantung pada orang tua.

    Banyak anak juga mengalami regresi perkembangan seperti kembali mengisap jempol, mengompol lagi, hingga mengalami mimpi buruk atau gangguan tidur.

    5. Dampak pada usia 6-12 tahun

    Pada usia sekolah, trauma akibat kekerasan dapat berkembang menjadi gangguan psikologis yang lebih kompleks. Anak bisa mengalami kesulitan konsentrasi, depresi, hingga perilaku menarik diri dari lingkungan sosial.

    Dalam kondisi tertentu, muncul pula agresivitas, gangguan tidur, bahkan keinginan menyakiti diri sendiri pada kasus yang berat.

    6. Dampak kognitif, sosial, dan perilaku

    Kekerasan pada anak juga berdampak langsung pada kemampuan kognitif dan sosial. Hal ini ditandai dengan adanya penurunan fungsi memori kerja, kemampuan berpikir, hingga prestasi akademik.

    Dari sisi sosial emosional, anak bisa mengalami gangguan attachment, kesulitan mengelola emosi, serta kecenderungan menarik diri atau menunjukkan perilaku agresif.

    Dampak kekerasan tidak berhenti pada masa kanak-kanak. Trauma yang tidak tertangani dapat terbawa hingga remaja dan dewasa, memengaruhi hubungan sosial, kesehatan mental, hingga kualitas hidup secara keseluruhan.

    “Ada banyak hal di sini yang harus kita lakukan untuk melindungi anak supaya tercapai masa depan yang lebih baik lagi,” kata Fitri.

    Dengan berbagai risiko tersebut, ia menegaskan pencegahan kekerasan di daycare harus menjadi prioritas utama dalam sistem perlindungan anak di Indonesia.

    (nga/rti)


    Add

    as a preferred
    source on Google





    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Google Luncurkan Fitur Pantau Harga Hotel, Berburu Diskon Jadi Mudah

    April 30, 2026

    Waspada Tawon Vespa, Sengatan Massal Bisa Berujung Maut

    April 30, 2026

    Ajang Indonesia Leading Women Awards Siap Digelar 5 Mei 2026

    April 30, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News

    Google Luncurkan Fitur Pantau Harga Hotel, Berburu Diskon Jadi Mudah

    By adminApril 30, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Google semakin serius membantu para pelancong menghemat biaya perjalanan. Raksasa teknologi…

    Waspada Tawon Vespa, Sengatan Massal Bisa Berujung Maut

    April 30, 2026

    IDAI: Dampak Kekerasan pada Anak di Daycare Luas, Tak Sekadar Cedera

    April 30, 2026
    Top Trending

    Google Luncurkan Fitur Pantau Harga Hotel, Berburu Diskon Jadi Mudah

    By adminApril 30, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Google semakin serius membantu para pelancong menghemat biaya…

    Waspada Tawon Vespa, Sengatan Massal Bisa Berujung Maut

    By adminApril 30, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Tawon sering dianggap serangga biasa yang hanya menimbulkan…

    IDAI: Dampak Kekerasan pada Anak di Daycare Luas, Tak Sekadar Cedera

    By adminApril 30, 2026

    Daftar Isi Jakarta, CNN Indonesia — Kasus kekerasan terhadap anak di daycare kembali…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • World
    • US Politics
    • EU Politics
    • Business
    • Opinions
    • Connections
    • Science

    Company

    • Information
    • Advertising
    • Classified Ads
    • Contact Info
    • Do Not Sell Data
    • GDPR Policy
    • Media Kits

    Services

    • Subscriptions
    • Customer Support
    • Bulk Packages
    • Newsletters
    • Sponsored News
    • Work With Us

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
    • Privacy Policy
    • Terms
    • Accessibility

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.