SAMARINDA – Persoalan sampah hingga kini masih menjadi tantangan serius di Kota Samarinda. Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie, menilai upaya jangka panjang hanya bisa berhasil jika dimulai dari pembiasaan anak sejak kecil untuk hidup bersih dan disiplin.
“Ini pekerjaan besar yang tidak bisa diselesaikan dalam sehari. Anak-anak perlu dibiasakan membuang sampah pada tempatnya sejak dini agar menjadi kebiasaan sampai dewasa,” ujar Novan, Selasa (23/9/2025).
Ia menjelaskan, DPRD bersama mitra kerja tengah merancang program edukasi lingkungan dengan menyasar sekolah-sekolah, mulai dari tingkat PAUD hingga SMP. Tujuannya, agar siswa tidak hanya fokus pada pelajaran akademis, tetapi juga memiliki kesadaran menjaga kebersihan.
“Sekolah adalah tempat paling efektif untuk menanamkan karakter. Di sana anak-anak belajar banyak hal, termasuk pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” jelasnya.
Novan menekankan, pembiasaan ini harus mendapat dukungan dari semua pihak. Guru, orang tua, hingga masyarakat luas perlu berperan aktif agar perilaku hidup bersih benar-benar bisa tertanam kuat.
“Kesadaran itu tidak muncul secara instan. Harus ada keteladanan dan kerja sama bersama. Karena itu, kami akan mulai turun langsung ke sekolah untuk menyampaikan pesan ini,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia memastikan DPRD Samarinda akan menjadikan edukasi kebersihan sebagai program berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan sesaat.
“Kalau anak-anak sudah terbiasa sejak kecil, maka budaya bersih ini akan mengakar kuat dan membawa dampak positif bagi masyarakat di masa depan,” pungkasnya. (Adv/AL)

Leave a Reply