SAMARINDA – Masalah banjir yang kerap melanda Kota Samarinda turut menjadi perhatian khusus oleh berbagai pihak. Dalam hal ini Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, pun turut angkat bicara.
Viktor ingatkan pentingnya percepatan pembangunan kanal dan kolam retensi sebagai solusi jangka panjang dalam mengatasi banjir yang kerap melanda Kota Tepian ini. usulan ini telah disampaikan kepada Wali Kota Samarinda sebagai langkah konkret dalam upaya pengendalian banjir.
Menurut Viktor, proyek pembangunan kolam retensi di beberapa titik sudah mulai berjalan, salah satunya di Desa Pampang. Namun, proses pengerjaan masih terhambat akibat tingginya curah hujan.
“Pembangunan kolam retensi di Desa Pampang sudah dimulai, tetapi karena musim hujan, pengerjaannya belum rampung. Kita harus mempercepat penyelesaiannya agar dapat segera berfungsi menampung kelebihan air,” terang Viktor, Selasa (11/3/2025).
Dirinya juga mendorong percepatan pembangunan kanal untuk mengalirkan air hujan ke daerah yang lebih aman. Viktor menilai bahwa tanpa sistem drainase yang memadai, banjir akan terus menjadi masalah tahunan bagi warga Samarinda.
“Kita perlu memastikan bahwa kanal dan sistem drainase diperbaiki dan diperluas, sehingga air hujan tidak meluap ke pemukiman warga,” jelasnya.
Sementara menunggu proyek pengendalian banjir rampung, ia juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap dampak banjir yang tengah terjadi di beberapa wilayah, seperti Perumahan Bengkuring di Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara.
“Bagi warga yang rumahnya sudah terendam, sebaiknya segera mengungsi untuk menghindari risiko kesehatan. Jangan bertahan terlalu lama karena penyakit pasca-banjir seperti diare dan infeksi kulit bisa menyerang,” tuturnya.
Banjir yang terjadi di Samarinda dalam beberapa hari terakhir disebabkan oleh curah hujan yang tinggi selama tiga hingga empat hari berturut-turut. Pemerintah bersama berbagai pihak terus berupaya menanggulangi dampaknya dan mempercepat pembangunan infrastruktur pengendalian banjir agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang. (Adv/AL)
Leave a Reply