Novan Minta Pemerintah Fokus Atasi Krisis Guru di Samarinda Buntut Dari Minimnya Tenaga Pendidik

medianusantara.co

SAMARINDA – Kekurangan tenaga pendidik di Kota Samarinda menjadi perhatian serius Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie.

Ia menilai keterbatasan jumlah guru yang tersedia saat ini mulai berdampak langsung pada kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah.

Novan menuturkan, setiap tahun banyak guru memasuki masa pensiun, namun pengganti mereka tidak sebanding jumlahnya karena proses rekrutmen masih terhambat oleh regulasi yang berlaku.

“Masalahnya bukan hanya pada kualitas, tetapi juga kuantitas. Saat guru pensiun, tidak ada rekrutan baru yang bisa segera mengisi kekosongan. Ini jelas memengaruhi proses belajar-mengajar,” ungkap Novan, Kamis (24/7/2025).

Ia juga menyoroti bahwa sektor pendidikan membutuhkan perhatian lebih, terutama dalam penguatan sumber daya manusia. Menurutnya, jika dibiarkan, kekurangan guru bisa memperburuk mutu pendidikan di Samarinda.

“Dinas Pendidikan pun menghadapi kendala dalam penambahan tenaga pengajar, karena adanya batasan dari aturan pusat. Padahal, kebutuhan akan guru semakin mendesak,” tuturnya.

Novan berharap seluruh pihak terkait, terutama dinas teknis dan OPD lainnya, bisa saling bersinergi untuk mengatasi permasalahan ini.

Ia mendorong adanya inisiatif lokal untuk memperkuat kapasitas guru yang ada, sembari menunggu solusi jangka panjang dari sisi kebijakan.

“Kita tidak bisa tinggal diam melihat perkembangan dunia pendidikan yang begitu cepat, sementara tenaga pengajarnya terus berkurang. Ini saatnya pemerintah bertindak lebih proaktif,” tutupnya. (Adv/AL)

medianusantara.co Avatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *