COO Danantara yang juga Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, mengapresiasi rebound Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Foto: Okezone.com/IMG)
JAKARTA – COO Danantara yang juga Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, mengapresiasi rebound Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level 6.000 pada penutupan perdagangan hari ini.
Menurutnya, penguatan indeks tersebut secara dominan ditopang oleh kinerja positif saham-saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya sektor pertambangan, perbankan pelat merah yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), serta Telkom.
Sejak sesi pembukaan, saham-saham BUMN mencatatkan akumulasi volume beli yang masif dari investor domestik maupun asing. Saham BUMN di sektor pertambangan, misalnya, naik hingga kisaran 7 persen. Kepercayaan pasar terhadap ketahanan dan profitabilitas BUMN menjadi katalis utama yang membalikkan arah IHSG ke zona hijau serta memberikan sentimen positif bagi pasar modal Indonesia.
“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi kinerja positif IHSG yang hari ini berhasil kembali menembus level 6.000. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelaku pasar dan investor yang terus menaruh kepercayaan tinggi pada pasar modal Indonesia, dan secara khusus pada saham-saham BUMN,” ujar Dony Oskaria di Jakarta, Jumat (12/6/2026).
Kebangkitan IHSG dan rupiah hari ini tidak lepas dari sinergi langkah cepat dan strategis pemerintah bersama otoritas terkait. Pada 9 Juni 2026, Bank Indonesia (BI) mengambil langkah taktis dengan menurunkan suku bunga acuan menjadi 5,50 persen, sebuah keputusan yang dinilai memperkuat kepercayaan pasar.


