Presiden RI Prabowo Subianto mengeluarkan sejumlah instruksi khusus usai insiden tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. (Foto: Okezone.com/Aldhi Chandra)




JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto mengeluarkan sejumlah instruksi khusus usai insiden tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Langkah tersebut mencakup percepatan pembangunan infrastruktur keselamatan hingga perbaikan perlintasan sebidang untuk mencegah kecelakaan serupa terulang.

Selain memastikan penanganan korban berjalan optimal, pemerintah juga menyiapkan langkah jangka panjang berupa pembangunan flyover dan peningkatan sistem keselamatan di sejumlah titik perlintasan kereta api.

Berikut fakta-fakta menarik terkait Prabowo beri instruksi khusus usai tabrakan kereta di Bekasi Timur:

1. Setujui Pembangunan Flyover di Bekasi Timur

Presiden menyetujui pembangunan flyover di dekat Stasiun Bekasi Timur guna mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan padat. Proyek ini akan didanai oleh pemerintah pusat melalui bantuan presiden.

“Pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover… jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover,” kata Prabowo.

2. Soroti 1.800 Perlintasan Sebidang di Jawa

Prabowo menyoroti masih banyaknya perlintasan sebidang di Pulau Jawa yang dinilai berisiko tinggi terhadap kecelakaan.

“Di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini,” ujarnya.

3. Siapkan Anggaran Rp4 Triliun untuk Perbaikan

Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp4 triliun untuk membenahi perlintasan kereta, baik melalui pembangunan flyover maupun penambahan pos penjagaan.

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version