Jakarta – Polsek Kebayoran Baru mengungkap sindikat penadah ponsel hasil curian di Bekasi Timur, Jawa Barat (Jabar). Polisi memastikan ponsel curian yang ditadah para tersangka banyak dicuri di tempat ramai.
Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru AKP, Andre JR Simamora, mengatakan polisi melakukan pemeriksaan terhadap setiap ponsel dan laporan warga. Hasilnya, banyak yang melapor kehilangan saat berada di tempat ramai.
“Ternyata mereka ini rata-rata melakukan aksinya, untuk pencurinya ini bisa di tempat-tempat keramaian, contoh di tempat hiburan, kemudian ada yang juga di tempat konser, dan juga pusat-pusat keramaian lainnya,” kata Andre dalam jumpa pers di Mapolsek Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).
Tak hanya itu, Andre juga menyebut target korban pencurian ponsel ini beragam. Bahkan seorang warga negara asing Da Silva Jordao sekaligus istri dari Pelatih Persija Jakarta kehilangan ponselnya dan baru ditemukan dari penadah di Bekasi Timur.
“Untuk memang betul tadi kayak yang teman-rekan media sebutkan, ada istrinya dari pelatih Persija ya, memang tadi yang sudah dikembalikan juga itu kalau saya tidak salah 17 Pro Max juga itu sudah dikembalikan,” ujarnya.
Andre menuturkan, pencuri bahkan tak memandang apakah wilayah operasinya elite atau tidak. Dalam pengakuannya, semakin ramai suasananya, maka semakin mudah mereka beraksi.
“Biasanya kalau untuk tempat-tempat keramaian itu yang mungkin lokusnya atau tempat kejadiannya di tempat-tempat keramaian yang seperti ada juga yang di ICE BSD mungkin biasanya ada juga orang-orang yang terkenal ya, kurang lebih seperti itu,” imbuh dia.
Beberapa ponsel yang masih belum diambil oleh pemiliknya. Polisi mengimbau mereka yang merasa kehilangan untuk melapor dapat mengecek langsung.
“Jadi untuk pengembalian handphone biasanya kita dari penyidik juga, terutama untuk yang iPhone ya. Yang iPhone itu mereka kalau sudah masuk ke lost mode itu mereka sudah bisa memberikan identitasnya, minimal nomor telepon,” katanya.
“Jadi antara dari kami penyidik yang sudah menghubungi satu per satu, kalau memang belum ada yang menghubungi juga, biasanya pemilik handphone atau korban itu juga menggunakan Find My iPhone-nya,” sambungnya.
Adapun tiga penadah yang telah ditangkap yakni MR alias A, MAA alias A juga dan J. Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Polisi mengamankan total 225 unit handphone, termasuk iPhone 17 Pro Max hingga ponsel android lainnya.
“Total keseluruhan yang berhasil kami amankan itu 225 unit,” kata Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Nugraha Kusuma dalam jumpa pers di Mapolsek Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (8/4).
(tsy/wnv)


