Proyek pabrik bioetanol di Lampung mulai dibangun pada 2027 dengan kapasitas produksi 60.000 kiloliter per tahun. (Foto :Okezone.com)




JAKARTA – Proyek pabrik bioetanol di Lampung mulai dibangun pada 2027 dengan kapasitas produksi 60.000 kiloliter per tahun.

Proyek bioetanol yang direncanakan di Provinsi Lampung tersebut akan menggunakan konsep multi-feedstock dengan memanfaatkan berbagai bahan baku seperti molase, sorgum, dan limbah biomassa. Pada tahap awal, proyek percontohan direncanakan mencakup penanaman sorgum varietas Enryu seluas 10 hektare.

Tahap komersial meliputi penanaman sorgum varietas Enryu seluas 6.000 hektare di Lampung serta pembangunan pabrik bioetanol berkapasitas 60.000 KL per tahun yang ditargetkan dimulai pada kuartal III 2027 dan mulai beroperasi pada kuartal IV 2028.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu mengatakan Lampung dipilih sebagai lokasi awal pengembangan karena memiliki keunggulan dari sisi bahan baku maupun dukungan infrastruktur.

“Lampung memiliki feedstock paling mumpuni untuk pengembangan bioetanol nasional. Selain itu, posisinya sangat strategis karena dapat memasok kebutuhan Sumatera dan sebagian Jawa yang merupakan pusat konsumsi energi terbesar di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (10/6/2026).

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version