Jakarta

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengomentari kedekatan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat acara Hari Lahir Pancasila. PSI memaklumi dan memahami kedekatan tersebut.

“Pak Prabowo itu Negarawan lah, sama dengan Pak Jokowi, negarawan. Dari awal Pak Prabowo sudah menunjukkan iktikad beliau untuk menyatukan segenap potensi bangsa demi Indonesia yang lebih baik,” kata Ketua DPP PSI Bestari Barus saat dihubungi, Rabu (3/6/2026).

Bestari juga tidak masalah tidak ada Presiden ke-7 RI pada momen Prabowo dekat dengan Megawati di acara Hari Lahir Pancasila. Ia memahami hal itu.

“Kalau soal Pak Jokowi tidak diundang itu dapat dimaklumi, paham-paham lah kita,” ucap Bestari Barus.

Bestari juga menyebut Prabowo dan Jokowi bisa bertemu di lain kesempatan. Menurutnya, keduanya juga kerap saling mengunjungi.

“Berilah kesempatan kepada Pak Prabowo. Terlihat beliau itu negarawan, mengundang semuanya, dan yang diundang datang, kan begitu. Kalau Pak Jokowi, ya undangannya bisa official, bisa juga kadang-kadang dulu kita lihat saling mengunjungi, kan begitu,” ujarnya.

“Ya kalau yang sekali ini mungkin terlihat tidak diundang, ya ke depan nanti diundang, begitu. Dan saya kira, saya yakin kenegarawanan Pak Jokowi itu memaklumi hal ini gitu, sangat memaklumi dan memberikan juga support kepada Pak Prabowo terus tanpa putus,” lanjutnya.

Bestari juga menilai tidak pernah ada kerenggangan antara Prabowo dan Jokowi. Dia juga yakni Jokowi tidak merasa sakit hati tidak diundang.

“Berilah kesempatan kepada Pak Prabowo untuk bergandengan tangan. Nggak masalah itu. Ini dua ini (Prabowo dan Jokowi) sahabat karib ini. Pak Jokowi dengan Pak Prabowo itu tidak bisa dinafikkan ini sahabat karib. Begitu. Jadi kalau tidak mengundang pun pada hari ini, itu nggak ada rasa sakit apa pun di Pak Jokowi, ndak. Dimaklumi gitu lho,” tutur dia.

Ia juga menyebut ada hak Istana untuk menentukan siapa yang perlu diundang di acara yang dihadiri Prabowo. “Atau mungkin ada hal baru dalam mekanisme mengundang menetapkan siapa yang diundang. Sepenuhnya itu menjadi hak Istana lah,” imbuhnya.

Sebelumnya, Prabowo dan Megawati menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila. Prabowo dan Megawati tampak akrab di momen tersebut.

Upacara digelar di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026). Wapres Gibran Rakabuming juga tampak hadir dalam upacara.

Usai upacara, momen kehangatan Prabowo dan Megawati kembali terlihat. Prabowo mulanya terlihat berbincang dengan Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) dan Wapres ke-13 Ma’ruf Amin. Sementara Megawati terlihat berada di belakang JK dan Ma’ruf Amin.

Prabowo kemudian mempersilakan Megawati, JK dan Ma’ruf Amin berjalan. Namun, Megawati mengajak Prabowo untuk berjalan bersama.

Megawati tampak menggandeng tangan Prabowo. Keduanya pun terlihat berjalan bersama. Megawati dan Prabowo terlihat tertawa bersama.

Halaman 2 dari 2

(maa/lir)





Share.
Leave A Reply

Exit mobile version