Close Menu
    What's Hot

    Peserta Pesta Gay di Karawang Mayoritas Remaja

    June 9, 2026

    Jasa Armada IPCM Raup Pendapatan Rp347 Miliar di Kuartal I 2026, Turun 2,3 Persen : Okezone Economy

    June 9, 2026

    Serba-serbi Hari Dunia Menentang Pekerja Anak Tanggal 12 Juni 2026

    June 9, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home » Serba-serbi Hari Dunia Menentang Pekerja Anak Tanggal 12 Juni 2026
    Nasional

    Serba-serbi Hari Dunia Menentang Pekerja Anak Tanggal 12 Juni 2026

    adminBy adminJune 9, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta –

    Setiap tahun pada tanggal 12 Juni, ada peringatan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak atau World Day Against Child Labour. Hari Dunia Menentang Pekerja Anak berkomitmen untuk membangun dunia yang bebas dari pekerja anak.

    Berikut latar belakang hingga tema Hari Dunia Menentang Pekerja Anak 2026.


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Latar Belakang

    Mengutip dari situs PBB, Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) meluncurkan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak pada tahun 2002 untuk memfokuskan perhatian pada luasnya masalah pekerja anak secara global dan tindakan serta upaya yang dibutuhkan untuk menghapuskannya. Setiap tahun pada tanggal 12 Juni, hari ini menyatukan pemerintah, organisasi pengusaha dan pekerja, masyarakat sipil, serta jutaan orang dari seluruh dunia untuk menyoroti penderitaan pekerja anak dan apa yang dapat dilakukan untuk membantu mereka.

    Tidak semua pekerjaan yang dilakukan oleh anak-anak harus diklasifikasikan sebagai pekerja anak yang harus dihilangkan. Partisipasi anak-anak atau remaja dalam pekerjaan yang tidak memengaruhi kesehatan dan perkembangan pribadi mereka atau mengganggu pendidikan mereka, umumnya dianggap sebagai hal yang positif.

    Ini termasuk kegiatan seperti membantu orang tua mereka di rumah, membantu dalam bisnis keluarga, atau mendapatkan uang saku di luar jam sekolah dan selama liburan sekolah. Kegiatan-kegiatan semacam ini berkontribusi pada perkembangan anak dan kesejahteraan keluarga mereka; kegiatan ini memberi mereka keterampilan dan pengalaman, dan membantu mempersiapkan mereka untuk menjadi anggota masyarakat yang produktif selama kehidupan dewasa mereka.

    Pekerja anak adalah pekerjaan yang dilakukan dengan merugikan dan membahayakan anak, yang melanggar hukum internasional dan perundang-undangan nasional. Hal ini dapat merampas kesempatan anak untuk bersekolah atau mengharuskan mereka menanggung beban ganda yaitu bersekolah dan bekerja.

    Pekerja anak yang harus dihilangkan adalah bagian dari anak-anak yang bekerja. Ini termasuk:

    • Semua bentuk terburuk dari pekerja anak yang “tanpa syarat”, seperti perbudakan atau praktik yang mirip dengan perbudakan, penggunaan anak untuk prostitusi atau untuk kegiatan terlarang;
    • Pekerjaan yang dilakukan oleh anak-anak di bawah usia minimum yang sah untuk jenis pekerjaan tersebut, sebagaimana didefinisikan oleh peraturan perundang-undangan nasional sesuai dengan standar internasional.

    Bentuk terburuk dari pekerja anak melibatkan anak-anak yang diperbudak, dipisahkan dari keluarga mereka, terpapar bahaya dan penyakit serius dan/atau dibiarkan mengurus diri sendiri di jalanan kota-kota besar – seringkali pada usia yang sangat muda. Apakah bentuk-bentuk “pekerjaan” tertentu dapat disebut “pekerjaan anak” atau tidak bergantung pada usia anak, jenis dan jam kerja yang dilakukan, kondisi di mana pekerjaan itu dilakukan, dan tujuan yang dikejar oleh masing-masing negara.

    Ilustrasi pekerja anak (Foto: Hana Pešková/Boredpanda)

    Saat ini, di seluruh dunia, sekitar 218 juta anak bekerja, banyak di antaranya bekerja penuh waktu. Mereka tidak bersekolah dan memiliki sedikit atau bahkan tidak ada waktu untuk bermain.

    Banyak yang tidak menerima nutrisi atau perawatan yang layak. Mereka kehilangan kesempatan untuk menjadi anak-anak.

    Lebih dari setengah dari mereka terpapar bentuk-bentuk terburuk dari pekerja anak seperti bekerja di lingkungan berbahaya, perbudakan, atau bentuk-bentuk kerja paksa lainnya, kegiatan ilegal termasuk perdagangan narkoba dan prostitusi, serta keterlibatan dalam konflik bersenjata.

    Dengan slogan “Red card to child labour: Fair play for children, decent work for adults“, kampanye Hari Dunia Menentang Pekerja Anak 2026 menyerukan penguatan tindakan pada kebijakan yang mencegah pekerja anak dan menarik anak-anak dari situ, seperti pendidikan berkualitas, perlindungan sosial universal, pekerjaan layak dan penghidupan yang memadai untuk orang dewasa, hukum dan penegakan yang lebih kuat, sistem data dan pemantauan yang lebih baik, dan tindakan bertanggung jawab di bidang pertanian dan rantai pasokan.

    (kny/idn)

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleChatib Basri soal Tugas Jadi Menteri Keuangan: Gampang : Okezone Economy
    Next Article Jasa Armada IPCM Raup Pendapatan Rp347 Miliar di Kuartal I 2026, Turun 2,3 Persen : Okezone Economy
    admin
    • Website

    Related Posts

    Nasional

    Peserta Pesta Gay di Karawang Mayoritas Remaja

    June 9, 2026
    Nasional

    Jasa Armada IPCM Raup Pendapatan Rp347 Miliar di Kuartal I 2026, Turun 2,3 Persen : Okezone Economy

    June 9, 2026
    Nasional

    Chatib Basri soal Tugas Jadi Menteri Keuangan: Gampang : Okezone Economy

    June 9, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Nasional

    Peserta Pesta Gay di Karawang Mayoritas Remaja

    adminJune 9, 2026

    Jakarta – Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Asep Aang Rahmatullah, mengungkapkan fakta mengejutkan terkait peristiwa pesta…

    Jasa Armada IPCM Raup Pendapatan Rp347 Miliar di Kuartal I 2026, Turun 2,3 Persen : Okezone Economy

    June 9, 2026

    Serba-serbi Hari Dunia Menentang Pekerja Anak Tanggal 12 Juni 2026

    June 9, 2026
    Top Trending
    Nasional

    Peserta Pesta Gay di Karawang Mayoritas Remaja

    adminJune 9, 2026

    Jakarta – Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Asep Aang Rahmatullah, mengungkapkan fakta mengejutkan…

    Nasional

    Jasa Armada IPCM Raup Pendapatan Rp347 Miliar di Kuartal I 2026, Turun 2,3 Persen : Okezone Economy

    adminJune 9, 2026

    Jasa Armada (IPCM) Raup Pendapatan (Foto: Okezone) JAKARTA – PT Jasa Armada…

    Nasional

    Serba-serbi Hari Dunia Menentang Pekerja Anak Tanggal 12 Juni 2026

    adminJune 9, 2026

    Jakarta – Setiap tahun pada tanggal 12 Juni, ada peringatan Hari Dunia…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Ahmad Dedi Bantah Tudingan Lari Hindari Wartawan karena Diduga Terlibat Suap

    May 10, 20267 Views

    Telkom Rombak Daftar Petinggi: Silmy Karim Keluar, Edwin Hidayat Masuk

    June 8, 20264 Views

    Intip Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa 2026 : Okezone Economy

    June 7, 20264 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.