Close Menu
    What's Hot

    Suahasil Perintahkan Bea Cukai Terus Menggempur Peredaran Rokok Ilegal

    September 16, 2026

    5 Kebiasaan Era 90-an Ini Tak Boleh Diwariskan ke Gen Alpha

    September 16, 2026

    Jensen Huang Tolak Regulasi Baru untuk Atur Perkembangan AI

    September 16, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Lifestyle
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Dewanpers
    Subscribe
    Portal Media NusantaraPortal Media Nusantara
    Home » Tak Cuma Fisik, Orang Indonesia Makin Peduli Kesehatan Mental
    Uncategorized

    Tak Cuma Fisik, Orang Indonesia Makin Peduli Kesehatan Mental

    adminBy adminAugust 13, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



    Jakarta, CNN Indonesia —

    Kesehatan mental kini semakin mendapat perhatian masyarakat Indonesia. Menjaga kesehatan bukan cuma memiliki tubuh yang bugar atau terbebas dari penyakit, tetapi juga memastikan kondisi mental dan emosional tetap terjaga.

    Dalam survei yang dilakukan Herbalife APAC Wellness Culture Survey 2026, 91 persen masyarakat Indonesia menilai kesehatan holistik yang mencakup kesehatan fisik, mental, dan emosional sebagai hal yang sangat atau amat penting. Sementara itu, 85 persen responden mengatakan kesehatan holistik kini lebih penting dibandingkan tiga tahun lalu.

    Temuan ini menunjukkan adanya perubahan cara masyarakat Indonesia memandang kesehatan. Kondisi mental dan emosional mulai ditempatkan sebagai bagian penting dari kesejahteraan secara keseluruhan, berdampingan dengan kesehatan fisik.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Perhatian terhadap kesehatan mental terlihat dari aspek kesehatan yang ingin ditingkatkan masyarakat Indonesia. Dalam survei tersebut, kualitas nutrisi dan pola makan menjadi aspek yang paling banyak ingin diperbaiki, yakni 50 persen.

    Kualitas tidur juga berada sangat dekat di posisi berikutnya yakni sebanyak 49 persen responden dan disusul kesehatan mental sebesar 46 persen.

    Angka tersebut menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami kesehatan sebagai sesuatu yang saling berkaitan. Pola makan, tidur, kesehatan mental, dan kondisi fisik tidak berdiri sendiri, tetapi bersama-sama menentukan kualitas hidup seseorang.

    Survei ini melibatkan lebih dari 10.000 responden di 11 negara dan wilayah Asia Pasifik. Di Indonesia, sebanyak 1.002 responden terlibat dalam survei tersebut.

    Director & General Manager Herbalife Indonesia Oktrianto Wahyu Jatmiko mengatakan, perubahan tersebut menunjukkan adanya pergeseran dalam cara masyarakat memandang hidup sehat.

    “Kini, semakin banyak orang menyadari bahwa hidup sehat tidak hanya berarti aktif secara fisik, tetapi juga menjaga kesehatan mental, emosional, dan pola nutrisi secara seimbang,” kata Oktrianto dalam keterangannya.

    Kesadaran itu juga tercermin dari penilaian masyarakat terhadap kondisi kesehatan mereka. Sebanyak 77 persen responden Indonesia menilai kesehatan fisiknya berada dalam kategori baik atau sangat baik.

    Sementara itu, 74 persen menilai kesehatan mental mereka dalam kondisi baik dan 66 persen menyatakan kesejahteraan emosionalnya berada dalam kondisi baik.

    Merasa lebih sehat dalam tiga tahun terakhir

    Masyarakat Indonesia juga cukup optimistis terhadap perubahan kondisi kesehatan mereka dalam tiga tahun terakhir. Sebanyak 63 persen responden mengatakan kesehatan fisik mereka membaik. Sementara itu, masing-masing 66 persen responden melaporkan adanya peningkatan pada kesehatan mental dan kesejahteraan emosional.

    Temuan tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat optimisme tertinggi di kawasan Asia Pasifik terkait kondisi kesehatan pribadi. Meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental dan emosional juga tidak terlepas dari berbagai perubahan dalam kehidupan sehari-hari.

    Meski kesadaran semakin tinggi, menerapkan kebiasaan hidup sehat secara konsisten bukan perkara mudah. Keterbatasan waktu menjadi hambatan terbesar yang dirasakan 48 persen responden Indonesia. Selain itu, 36 persen menyebut tuntutan pekerjaan sebagai kendala dalam menjalani gaya hidup sehat.

    Di tengah berbagai kesibukan tersebut, dukungan dari lingkungan sekitar menjadi salah satu faktor penting. Keluarga, teman, dan media sosial disebut sebagai faktor yang paling berpengaruh dalam membantu masyarakat tetap termotivasi menjalani pola hidup lebih sehat.

    Dukungan tersebut dinilai penting karena menjaga kesehatan mental dan fisik bukan proses yang dapat dilakukan dalam waktu singkat. Dibutuhkan kebiasaan yang konsisten sekaligus lingkungan yang mendukung.

    Oktarino menyebut, membangun kesehatan holistik merupakan perjalanan jangka panjang yang membutuhkan konsistensi. Nutrisi yang tepat, gaya hidup aktif, serta dukungan komunitas menjadi kombinasi yang dapat membantu masyarakat mempertahankan kebiasaan hidup sehat secara berkelanjutan.

    “Seiring berkembangnya budaya hidup sehat, penting bagi kita untuk terus membangun komunitas yang suportif dan memiliki pengetahuan yang memadai agar kesehatan menjadi lebih mudah diakses, lebih personal, dan lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Oktrianto.

    (tis/tis)


    placeholder





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleIHSG Ambruk 1,18% di Sesi 1, Asing Net Sell Rp1,18 Triliun
    Next Article BAKTI Ungkap Ada 2.000 Blankspot Internet di RI, di Mana Terbanyak?
    admin
    • Website

    Related Posts

    Uncategorized

    Suahasil Perintahkan Bea Cukai Terus Menggempur Peredaran Rokok Ilegal

    September 16, 2026
    Uncategorized

    5 Kebiasaan Era 90-an Ini Tak Boleh Diwariskan ke Gen Alpha

    September 16, 2026
    Uncategorized

    Pengawasan Berbasis Kepercayaan Dimulai! DJP Uji Coba ke Pertamina

    September 15, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News
    Uncategorized

    Suahasil Perintahkan Bea Cukai Terus Menggempur Peredaran Rokok Ilegal

    adminSeptember 16, 2026

    Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, meminta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus menggempur peredaran rokok ilegal…

    5 Kebiasaan Era 90-an Ini Tak Boleh Diwariskan ke Gen Alpha

    September 16, 2026

    Jensen Huang Tolak Regulasi Baru untuk Atur Perkembangan AI

    September 16, 2026
    Top Trending
    Uncategorized

    Suahasil Perintahkan Bea Cukai Terus Menggempur Peredaran Rokok Ilegal

    adminSeptember 16, 2026

    Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, meminta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus menggempur…

    Uncategorized

    5 Kebiasaan Era 90-an Ini Tak Boleh Diwariskan ke Gen Alpha

    adminSeptember 16, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Era 1990-an sering dianggap masa yang seru, bebas,…

    Teknologi

    Jensen Huang Tolak Regulasi Baru untuk Atur Perkembangan AI

    karinaSeptember 16, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — CEO Nvidia Jensen Huang menolak seruan agar pemerintah membuat…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Demo
    Top Posts

    Video: Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang II Resmi Beroperasi

    June 9, 202639 Views

    Disaksikan Prabowo, Purbaya Terima Uang Rp10,2 Triliun dari Jaksa Agung Hasil Denda Satgas PKH : Okezone Economy

    May 13, 202639 Views

    KSOP Labuan Bajo Larang Wisata Bahari Usai Gelombang Capai 2,1 Meter

    May 23, 202637 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.