Jakarta –
Sebuah tembok penahan tanah (TPT) longsor di Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Bogor, Jawa Barat. Pnyebabnya lantaran kontur tanah yang labil menyebabkan kepadatan tanah berkurang.
“Tanah longsor yang terjadi diperkirakan karena kontur tanah yang labil serta bercampur sampah sehingga kondisi tanah tidak padat,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, Kamis (9/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa itu terjadi Rabu (8/7) malam. Pagi tadi, petugas BPBD menerima laporan kejadian itu untuk dilakukan penanganan kebencanaan sebab material longsor menutup sebagian aliran Kali Ciapus
“Fasilitas umum (terdampak) TPT aliran Kali Ciapus dengan keterangan longsor tinggi sekitar 11 meter, panjang sekitar 26 meter, dan lebar sekitar 5 meter,” jelasnya.
Adam mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Selain kontur tanah yang labil, aliran kali juga memicu pengikisan tanah.
“Analisa kontur tanah yang labil, kondisi TPT yang hanya tumpukan tanah, dan di bawah terdapat aliran Kali Ciapus yang kemungkinan mengikis TPT tersebut,” ucapnya.
Penanganan telah dilakukan oleh petugas BPBD di lokasi kejadian. Situasi saat ini material longsor belum diperbaiki dan pemilik lahan akan bertanggung jawab.
“Puing longsoran yang menyumbat aliran Kali Ciapus akan dievakuasi (dibersihkan) oleh pemilik lahan menggunakan alat berat,” pungkasnya.
(rdh/whn)


