Menekan praktik angkutan Over Dimension Over Load (ODOL) serta mendukung target Zero ODOL 2027. (Foto: Okezone.com/IMG)
JAKARTA – PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) anak usaha Krakatau Steel menyiapkan layanan konektivitas logistik melalui moda kereta api dan kapal laut guna menekan praktik angkutan Over Dimension Over Load (ODOL) serta mendukung target Zero ODOL 2027 yang dicanangkan pemerintah.
Direktur Utama KBS Noor Fuad menjelaskan, perusahaan akan mengoptimalkan jalur distribusi barang dari kawasan industri menuju sejumlah daerah tujuan seperti Semarang dan Surabaya melalui transportasi multimoda. Langkah ini diharapkan mengurangi ketergantungan pada angkutan jalan yang selama ini menjadi salah satu penyebab kemacetan dan kerusakan infrastruktur.
“Kami akan menyiapkan konektivitas ke Surabaya menggunakan kereta api dan kapal laut, baik kapal Roro maupun kapal kargo. Dengan begitu, kepadatan lalu lintas di jalan tol maupun jalan arteri yang selama ini cukup tinggi dapat dikurangi,” ujar Noor Fuad, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, implementasi strategi ini tidak perlu menunggu hingga 2027. KBS akan mulai menjalankan pengembangan layanan secara bertahap sambil membangun pasar dan memperkuat kolaborasi dengan para mitra usaha.
Melalui skema tersebut, berbagai jenis muatan seperti baja, general cargo, pakan ternak, bahan pangan, hingga peti kemas dapat diangkut menggunakan kereta api maupun kapal laut dengan biaya yang kompetitif.
Noor menjelaskan, selain mendukung kelancaran distribusi logistik nasional, pemanfaatan moda transportasi kereta api dan kapal laut juga memberikan manfaat dari sisi lingkungan karena mampu menekan emisi dibandingkan penggunaan angkutan darat secara berlebihan.


